Bikin F-22 Raptor Terlihat Usang, Jet Tempur Generasi Keenam Boeing F-47 Siap Terbang Perdana 2028
Faktakalbar.id, WASHINGTON –
Dunia penerbangan militer tengah bersiap menyambut era baru dominasi udara.
Raksasa dirgantara Amerika Serikat,
Boeing
, secara agresif mengembangkan jet tempur generasi keenam,
F-47
, yang ditargetkan untuk melakukan penerbangan perdananya pada tahun 2028.
Baca Juga:
Tersandera Isu “One China Policy”, Pengiriman Jet Tempur T-50i Golden Eagle ke Indonesia Tertunda
Kehadiran pesawat anyar ini diprediksi akan mengubah peta kekuatan militer global secara signifikan.
Dirancang khusus untuk Angkatan Udara Amerika Serikat (USAF), F-47 membawa lompatan teknologi yang masif.
Saking canggihnya, kehadiran jet ini digadang-gadang bakal membuat pendahulunya,
F-22 Raptor
yang selama ini dikenal sebagai jet tempur terhebat—terlihat "usang" seketika.
"Kehadiran F-47 digadang-gadang akan membuat pendahulunya, F-22 Raptor, terlihat 'usang' karena lompatan teknologi yang dibawanya,"
tulis laporan pengembangan tersebut.
Jangkauan Tempur Fantastis
Salah satu keunggulan paling mencolok dari F-47 adalah jangkauan operasionalnya.
Pesawat ini diklaim memiliki jangkauan tempur lebih dari 1.000 mil laut, atau meningkat sekitar 70 persen dibandingkan F-22 Raptor.
Peningkatan ini dinilai sangat krusial untuk mendukung operasi militer di wilayah yang luas seperti kawasan Pasifik.
"Keunggulan utama F-47 terletak pada jangkauan tempurnya yang mencapai lebih dari 1.000 mil laut, atau sekitar 70 persen lebih jauh dibandingkan F-22. Peningkatan drastis ini sangat krusial untuk operasi di wilayah luas seperti Pasifik,"
jelas spesifikasi teknisnya.
Kendalikan Pasukan Drone
Tak hanya soal jarak, F-47 juga dilengkapi dengan teknologi siluman (
stealth
) yang jauh lebih mutakhir.
Baca Juga:
Dunia Belum Punya! Pindad dan PAL Rilis Senjata Anti-Drone Pertama dengan Fitur Ganda “Kill”
Fitur revolusioner lainnya adalah kemampuan untuk mengendalikan kawanan
drone
otonom atau "AI wingman" dalam pertempuran, sebuah konsep yang menggabungkan kekuatan pilot manusia dengan kecerdasan buatan.
"Selain itu, F-47 dilengkapi teknologi siluman (stealth) yang jauh lebih mutakhir dan kemampuan revolusioner untuk mengendalikan kawanan drone otonom (AI wingman) dalam pertempuran,"
tambah laporan tersebut.
USAF berencana mengakuisisi setidaknya 185 unit F-47 untuk menggantikan armada F-22 secara bertahap.
Dengan spesifikasi kecepatan di atas Mach 2, sensor canggih, dan integrasi senjata laser masa depan, F-47 diproyeksikan menjadi tulang punggung pertahanan udara AS untuk beberapa dekade mendatang.
(Ra)
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.