BNPB Catat 21 Kejadian Bencana dalam 24 Jam, Cuaca Ekstrem Masih Ancam Indonesia
Faktakalbar.id, NASIONAL -
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melalui laporan Pusat Pengendali dan Operasi (
Pusdalops
) mencatat sebanyak 21 kejadian bencana di Indonesia dalam 24 jam terakhir, dari 22 April pukul 07.00 WIB hingga 23 April 2025 pukul 07.00 WIB. Sebanyak 14 di antaranya berdampak signifikan dan mendapat perhatian khusus dari BNPB.
Kejadian bencana di Indonesia dalam periode ini mencakup banjir, cuaca ekstrem, hingga tanah longsor dan erupsi gunung api. Di Kabupaten Tapanuli Utara, Sumatera Utara, angin kencang menyebabkan kerusakan pada 26 KK, termasuk 20 rumah rusak berat. BPBD setempat segera menindaklanjuti perbaikan rumah warga.
Baca Juga:
Banjir Landa 9 Kecamatan di Kabupaten Barito Utara, Lebih dari 60 Ribu Warga Terdampak
Bencana banjir terjadi di
Kabupaten Belu
, Nusa Tenggara Timur, yang berdampak pada 234 jiwa. Sebanyak 50 rumah dan satu jembatan rusak, dan status siaga darurat telah ditetapkan hingga 29 April 2025.
Peristiwa paling fatal terjadi di Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, akibat tanah longsor yang menewaskan 10 orang. Longsor ini juga sempat menutup jalur Pacet–Cangar, namun telah dibuka terbatas pada 23 April pagi.
Di Kabupaten Flores Timur, NTT,
Gunung Lewotobi Laki-laki
mengalami erupsi dengan kolom abu mencapai 1.000 meter. Lebih dari 4.000 jiwa masih mengungsi, dan ratusan hunian sementara telah dibangun.
BMKG mengingatkan potensi cuaca ekstrem masih tinggi di masa pancaroba. "Kami mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan mengikuti informasi dari sumber resmi," ujar juru bicara BNPB.
Baca Juga:
Banjir Rendam Puluhan Rumah di Kecamatan Beduai, Kapolsek Imbau Warga Waspada dan Siaga Evakuasi
Tag:
#BNPB
#FaktaKalbar.id
#kejadian bencana di Indonesia
#longsor Mojokerto
#cuaca ekstrem April 2025
#erupsi Gunung Lewotobi
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.