faktakalbar

BNPB Kebut Pencarian Korban Hilang, Total 303 Orang Meninggal di Aceh, Sumut, dan Sumbar

Penulis: Redaksi Sunday, 30 November 2025 📖 2 menit
BNPB Kebut Pencarian Korban Hilang, Total 303 Orang Meninggal di Aceh, Sumut, dan Sumbar
Faktakalbar.id, NASIONAL - Badan Nasional Penanggulangan Bencana ( BNPB ) merilis data terbaru terkait dampak bencana hidrometeorologi yang menerjang tiga provinsi di Pulau Sumatera, yakni Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Hingga Sabtu (29/11), total korban meninggal dunia tercatat mencapai 303 jiwa. Baca Juga: BNPB: Korban Bencana di Sumatera Terus Bertambah, 174 Meninggal dan 79 Masih Hilang Kepala BNPB, Letjen TNI Suharyanto, memimpin langsung operasi penanganan darurat ini. Ia menegaskan bahwa fokus utama saat ini adalah pencarian korban hilang, pemenuhan kebutuhan dasar pengungsi, serta pembukaan akses wilayah yang terisolir baik melalui jalur darat maupun udara. Sumatera Utara: Korban Terbanyak Dampak paling parah tercatat di Provinsi Sumatera Utara. Pada hari ketiga status tanggap darurat, angka kematian melonjak signifikan, terutama di Kabupaten Tapanuli Tengah, Tapanuli Selatan, dan Kota Sibolga. “Sumatra Utara sekarang menjadi 166 jiwa meninggal dunia. Dalam satu hari ini bertambah menjadi 60 korban jiwa berkat operasi pencarian dan pertolongan oleh tim gabungan yang dipimpin oleh Basarnas. Kemudian ada 103 jiwa yang masih hilang,” ungkap Suharyanto, Sabtu (29/11). Akses transportasi di wilayah ini lumpuh total di banyak titik. Jalur nasional Sibolga–Padang Sidempuan dan Sibolga–Tarutung tertutup longsor. Infrastruktur vital seperti Jembatan Pandan juga dilaporkan putus. Baca Juga: Akses Terputus, BNPB Kerahkan Heli dan Kapal Percepat Distribusi Logistik ke Aceh Untuk menembus isolasi, BNPB mengerahkan lima helikopter yang ditempatkan di Bandara Silangit. “Seperti Sibolga sampai hari ketiga penanganan darurat belum bisa kita tembus lewat udara, tapi sudah bisa kita capai melalui udara untuk pendistribusian logistik,” kata Suharyanto. "Untuk transportasi Sibolga-Padang Sidempuan sudah kita lakukan pengerjaan pembukaan hingga sore hari ini dan seterusnya,” tambahnya. Aceh: 47 Meninggal, Starlink Diaktifkan Di Provinsi Aceh, bencana hidrometeorologi ini merenggut 47 nyawa dan menyebabkan 51 orang masih dinyatakan hilang. Sebanyak 48.887 kepala keluarga terpaksa mengungsi, dengan konsentrasi terbesar di Aceh Utara, Bener Meriah, dan Aceh Tengah. “Untuk wilayah Aceh ada 47, kemudian 51 masih hilang dan 8 luka-luka. Ini akan berkembang terus datanya, karena ada operasi SAR gabungan yang kemungkinan akan terus menemukan korban,” terang Suharyanto. Mengingat banyaknya akses darat yang terputus, BNPB mengaktifkan dukungan komunikasi darurat menggunakan jaringan satelit Starlink di wilayah blank spot . Bantuan Presiden berupa perahu karet dan genset juga telah didistribusikan menggunakan dua helikopter dari Bandara Sultan Iskandar Muda. Sumatera Barat: 90 Jiwa Melayang Sementara itu, kondisi di Sumatera Barat juga memprihatinkan. Dua hari pasca penetapan tanggap darurat, tercatat 90 orang meninggal dunia. Kabupaten Agam menjadi wilayah dengan jumlah korban tertinggi. “Korban jiwanya ada 90 yang meninggal dunia, 85 hilang dan 10 luka-luka,” jelas Suharyanto. Sekitar 77.918 jiwa warga Sumbar harus mengungsi. Meskipun sejumlah jalur nasional terputus, distribusi logistik dari Padang Pariaman dan Pesisir Selatan mulai masuk dengan pengawalan ketat kepolisian. Baca Juga: Akses Terputus, BNPB Kerahkan Heli dan Kapal Percepat Distribusi Logistik ke Aceh BNPB memastikan seluruh upaya penanganan darurat terus dipercepat melalui koordinasi erat dengan TNI, Polri, dan relawan. Percepatan pembukaan akses dan pendataan korban menjadi prioritas utama dalam operasi penanganan bencana hidrometeorologi di tiga provinsi ini. (*Red)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK