faktakalbar

BNPB Kukuhkan ULD PB Provinsi Bali, Tekankan Peran Penting Disabilitas dalam Perencanaan Bencana

Penulis: Redaksi Saturday, 25 October 2025 📖 2 menit
BNPB Kukuhkan ULD PB Provinsi Bali, Tekankan Peran Penting Disabilitas dalam Perencanaan Bencana
Faktakalbar.id, NASIONAL - Penyandang disabilitas memiliki peran krusial dalam sistem penanggulangan bencana, tidak hanya sebagai objek penerima bantuan tetapi sebagai subjek yang aktif sejak tahap perencanaan dan penyusunan strategi. Penegasan ini disampaikan oleh Plt. Deputi Bidang Pencegahan Badan Nasional Penanggulangan Bencana ( BNPB ), Pangarso Suryotomo, pada acara pengukuhan dan peluncuran Unit Layanan Disabilitas Penanggulangan Bencana (ULD PB) Provinsi Bali. Baca Juga: BNPB dan BP Taskin Sepakat Bersinergi Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat Terdampak Bencana Pangarso menyebut, kegiatan yang berlangsung pada Jumat (24/10/2025) ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan Bulan Pengurangan Risiko Bencana (PRB) di Oktober 2025. Ia menyoroti pentingnya keterlibatan aktif kaum disabilitas untuk memastikan strategi penanggulangan bencana yang inklusif. “Melalui keterlibatan aktif penyandang disabilitas dalam perencanaan dan penyusunan strategi, maka dapat dipastikan bahwa strategi tersebut akan mampu meningkatkan penanganan, perlindungan dan partisipasi disabilitas dalam penanggulangan bencana yang inklusi,” ujar Pangarso. Ia menambahkan, pengukuhan dan peluncuran ULD PB Provinsi Bali ini merujuk pada Peraturan Kepala BNPB Nomor 14 Tahun 2014. Peraturan tersebut mengamanatkan penyediaan layanan dan dukungan khusus bagi disabilitas dalam seluruh tahapan penanggulangan bencana, mulai dari prabencana, saat tanggap darurat, hingga pascabencana. “Sangat jelas bahwa perlindungan dan keselamatan merupakan hak semua warga, termasuk penyandang disabilitas, dalam menghadapi ancaman bencana,” tambahnya. Pangarso berharap unit ini siap menjadi garda terdepan untuk memastikan setiap langkah penanggulangan bencana di Bali terwujud secara inklusif dan merata. Pelibatan disabilitas di Provinsi Bali ini mengusung semangat ‘Nothing without Us’, yang menempatkan penyandang disabilitas sebagai bagian penting dalam sistem. Baca Juga: Raih Penghargaan Kelima, BNPB Perkuat Sinergi Arsip Kebencanaan dengan ANRI BNPB ingin Provinsi Bali dapat menjadi contoh bagi daerah lain dalam penerapan prinsip inklusi di semua tahapan kebencanaan. Sementara itu, Sekretaris Daerah Provinsi Bali yang diwakili Staf Ahli Gubernur bidang Hukum, Politik, dan Pemerintahan, Tyok Bagus Pemayun, menyampaikan bahwa pembentukan ULD-PB bukan sekadar seremoni. Menurutnya, ini adalah pernyataan komitmen nyata bahwa Bali ingin membangun ketangguhan yang utuh, yang menjangkau dimensi fisik, sosial, budaya, kemanusiaan, dan keadilan sosial. Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Bali, I Made Agung Bayu Suryantara, menambahkan penjelasan teknis. Ia mengatakan, ULD PB Provinsi Bali memiliki fungsi koordinatif. "(ULD-PB) bukan pelaksana langsung, melainkan penghubung berbagai sektor agar memastikan akses dan partisipasi penyandang disabilitas dalam seluruh fase penanggulangan bencana, mulai dari pra, saat hingga pascabencana," jelasnya. Pengukuhan unit di bawah naungan BPBD Provinsi Bali ini terlaksana atas kerja sama dengan SIAP SIAGA, sebuah kemitraan Australia dan Indonesia dalam manajemen risiko bencana. Kegiatan yang berlangsung di Kantor BPBD Provinsi Bali ini dihadiri pula oleh Direktur Kemandirian Sosial dan Ekonomi Bappenas, pejabat Konsulat Jenderal Australia di Bali Sophie Hanemayer, perwakilan Kedutaan Besar Australia, serta kepala BPBD provinsi, kabupaten/kota se-Provinsi Bali, dan mitra kerja setempat. Baca Juga: Perkuat Respons Darurat, BNPB Bekali TRC Agar Siap Dikerahkan dalam 2×24 Jam (*Red)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK