Panduan Lengkap Cara Pengajuan KUR BRI 2025: Syarat KUR Mikro dan KUR Kecil untuk UMKM
Faktakalbar.id, NASIONAL -
Kredit Usaha Rakyat (KUR) merupakan program pembiayaan bersubsidi pemerintah dengan bunga rendah.
Program ini sangat dibutuhkan oleh banyak pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Indonesia.
Untuk memudahkan hal itu, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) menawarkan KUR yang pengajuannya bisa dilakukan secara
online
atau datang langsung ke kantor cabang.
Sebagai informasi, dana KUR 100% milik bank atau lembaga keuangan non-bank. Dana tersebut disalurkan dalam bentuk dana keperluan modal kerja serta investasi.
Sebagai bank dengan portofolio UMKM terbesar, BRI mendapatkan alokasi KUR terbesar untuk tahun 2025, senilai Rp175 triliun.
Sepanjang Januari hingga Mei 2025, BRI telah menyalurkan KUR senilai Rp69,8 triliun.
Penyaluran KUR BRI telah menjangkau sekitar 8,29 juta debitur UMKM. Dari sisi distribusi penyaluran, mayoritas KUR yang disalurkan BRI atau sekitar 63,31% dialokasikan ke sektor produksi.
Apabila Anda pelaku UMKM, berikut jenis, syarat, dan Cara Pengajuan KUR BRI yang perlu diketahui.
Baca Juga:
Penting! Panduan Lengkap Aktivasi ASN Digital dan Wajibkan Keamanan Berlapis (MFA)
Jenis dan Syarat KUR BRI
KUR BRI terbagi menjadi dua peruntukan utama, yaitu KUR Mikro dan KUR Kecil. Adapun persyaratan untuk pengajuan kedua jenis KUR ini adalah sebagai berikut:
KUR Mikro BRI
Individu (perorangan) yang melakukan usaha produktif dan layak.
Telah melakukan usaha secara aktif minimal 6 bulan.
Tidak sedang menerima kredit dari perbankan, kecuali kredit konsumtif seperti KPR, KKB, dan Kartu Kredit.
Persyaratan administrasi: Identitas berupa KTP, Kartu Keluarga (KK), dan surat izin usaha.
KUR Kecil BRI
Mempunyai usaha produktif dan layak.
Tidak sedang menerima kredit dari perbankan, kecuali kredit konsumtif seperti KPR, KKB, dan Kartu Kredit.
Telah melakukan usaha secara aktif minimal 6 bulan.
Memiliki Surat Izin Usaha Mikro dan Kecil (IUMK) atau surat izin usaha lainnya yang dapat dipersamakan.
Syarat dan ketentuan ini merupakan panduan penting bagi pelaku UMKM yang ingin mengakses KUR Mikro dan Kecil BRI.
Baca Juga:
Panduan Lengkap: 11 Langkah Mudah Cara Daftar NPWP Online via Sistem Coretax DJP
Cara Pengajuan KUR BRI (Online dan Cabang)
Nasabah dapat melakukan pengajuan melalui dua cara, yaitu secara
online
melalui situs web resmi atau datang langsung ke kantor cabang BRI terdekat.
1. Mengajukan KUR BRI Lewat
Online
Buka situs
kur.bri.co.id
di
browser
.
Pilih 'Ajukan Pinjaman'.
Login
menggunakan
email
(jika belum punya akun, pilih 'Daftar' atau bisa menggunakan akun Google).
Tunggu proses verifikasi melalui
e-mail
yang sudah didaftarkan sebelumnya.
Setelah diverifikasi, kembali
login
menggunakan
email
dan
password
.
Pilih 'Ajukan Pinjaman KUR'.
Baca ketentuan dan syaratnya, kemudian centang 'Saya adalah nasabah BRI' serta 'Setuju dan Ajukan Pinjaman'.
Klik kolom I'm not a Robot.
Isi informasi data diri secara lengkap dan benar.
Isi data usaha Anda secara lengkap.
Unggah beberapa dokumen pendukung.
Klik 'Selanjutnya' untuk masuk ke halaman pengajuan pinjaman.
Isi data pengajuan, seperti nominal pengajuan dan tenor.
Klik 'hitung angsuran' untuk melihat angsuran yang akan dibayar.
Klik 'ajukan pinjaman'.
Tunggu sampai muncul informasi apakah pinjaman disetujui atau tidak.
2. Mengajukan KUR ke Bank BRI Terdekat
Siapkan segala bentuk syarat dokumen untuk pengajuan KUR BRI, seperti KTP, Kartu Keluarga (KK), NPWP, hingga surat izin usaha.
Kunjungi kantor Bank BRI cabang terdekat.
Ambil nomor antrean dan tunggu sampai dipanggil.
Saat giliran tiba, sampaikan pada
customer service
Bank BRI bahwa Anda ingin mengajukan KUR BRI.
Ikuti prosedur pengajuan KUR BRI seperti yang dijelaskan petugas.
Setelah mengajukan KUR, nasabah dapat mengunjungi laman
https://kur.bri.co.id/credit?tujuan=kur
untuk melihat status pengajuan apakah sudah diterima atau belum.
Masukkan nomor referensi calon debitur, dan status pinjaman KUR BRI Anda akan tertera di layar.
(*Drw)
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.