faktakalbar

Caracas Membara, AS Luncurkan Operasi Militer Sasar Kantor Menhan dan Kilang Minyak

Penulis: Redaksi Sunday, 04 January 2026 📖 1 menit
Caracas Membara, AS Luncurkan Operasi Militer Sasar Kantor Menhan dan Kilang Minyak
Faktakalbar.id, CARACAS – Situasi di Caracas , Venezuela , mencekam setelah Pemerintah Amerika Serikat secara resmi meluncurkan operasi militer pada Sabtu dini hari (3/1/25). Serangan tersebut menargetkan sejumlah objek vital strategis di ibu kota, termasuk Kantor dan Rumah Dinas Menteri Pertahanan Venezuela serta kilang minyak negara tersebut. Baca Juga:  AS Tingkatkan Tekanan, Pengebom B-52 Kembali Bermanuver Dekat Venezuela Pemerintah Venezuela menuduh AS menyerang instalasi sipil dan militer setelah setidaknya tujuh ledakan terdengar sekitar pukul 02.00 waktu setempat. Asap terlihat membumbung dari hanggar pangkalan militer, dan instalasi militer lainnya di ibu kota dilaporkan mengalami pemadaman listrik. Pasukan Khusus Diterjunkan Saksi mata melaporkan melihat pesawat terbang rendah dan helikopter jenis MH-60 serta CH-47 melintas di langit Caracas. Armada udara ini diduga kuat membawa Pasukan Khusus AS seperti Delta Forces untuk menjalankan misi darat. Carmen Hidalgo, seorang pekerja kantor berusia 21 tahun yang berada di lokasi kejadian, menggambarkan kepanikan warga saat tanah berguncang akibat ledakan. "Seluruh tanah berguncang. Ini mengerikan. Kami mendengar ledakan dan pesawat... Kami merasa seolah-olah udara menghantam kami," ujarnya gemetar. Maduro Serukan Perlawanan Merespons agresi ini, Presiden Venezuela Nicolas Maduro segera memerintahkan implementasi seluruh rencana pertahanan nasional dan mendeklarasikan "status gangguan eksternal". Baca Juga:   Dapat Laporan Langsung dari Putin, Trump Murka Rumah Presiden Rusia Diserang Drone Ukraina Pemerintah Bolivarian menyerukan kepada seluruh kekuatan sosial dan politik untuk turun ke jalan menolak serangan yang mereka sebut sebagai tindakan imperialis. Hingga berita ini diturunkan, Pentagon maupun Gedung Putih belum memberikan tanggapan resmi. Serangan ini terjadi di tengah ketegangan yang memuncak setelah AS menargetkan kapal-kapal yang diduga penyelundup narkoba dalam beberapa hari terakhir, serta ancaman Presiden Donald Trump yang menyebut opsi serangan ke daratan Venezuela. (ra)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK