faktakalbar

Cegah Kelangkaan, Polsek Putussibau Utara dan Pertamina Sidak Distribusi BBM Subsidi

Penulis: Redaksi Wednesday, 11 March 2026 📖 2 menit
Cegah Kelangkaan, Polsek Putussibau Utara dan Pertamina Sidak Distribusi BBM Subsidi
Faktakalbar.id, KAPUAS HULU – Kepolisian Sektor (Polsek) Putussibau Utara bersama pihak Pertamina dan Pemerintah Kabupaten Kapuas Hulu melaksanakan inspeksi mendadak (sidak) serta pengawasan penyaluran Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi. Kegiatan ini menyasar dua Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di wilayah Kecamatan Putussibau Utara, Kabupaten Kapuas Hulu, Kalimantan Barat, pada Selasa (10/3/2026) pagi. Baca Juga: Warga Kapuas Hulu Nilai Edaran Bupati Terkait BBM Belum Sentuh Masalah Harga di Kios Eceran Kegiatan pengawasan yang dimulai sejak pukul 08.30 WIB tersebut dilaksanakan di SPBU PT Gelora Kapuas di Jalan Komyos Sudarso, Putussibau Kota, serta SPBU PT Kedamin Maju Mandiri II di Jalan Lintas Utara, Desa Pala Pulau. Sidak dipimpin langsung oleh Sales Branch Manager (SBM) Pertamina Sintang, Bisma Abdillah, bersama Kepala Bagian Ekonomi Pembangunan dan Sumber Daya Alam (Kabag Ekbang SDA) Kabupaten Kapuas Hulu, Budi Prasetyo. Dalam pelaksanaannya, jajaran Polsek Putussibau Utara menerjunkan sejumlah personel untuk melakukan pengamanan dan pemantauan langsung di lapangan guna memastikan distribusi pascakenaikan harga BBM subsidi berjalan lancar sesuai aturan. Personel kepolisian yang bertugas meliputi Aiptu Suprapto, Aipda Ari Mariadi, Aipda Ebenezer Bukit, Bripka Suprayogo, Brigpol Volgentius Matius, Briptu Natalis Adi, serta Briptu Rahmad Hanafi. Berdasarkan hasil pemeriksaan di SPBU PT Gelora Kapuas, petugas mendapati stok BBM subsidi jenis Pertalite masih tersedia sekitar 8.000 liter dari total kuota bulanan sebanyak 160.000 liter. BBM Pertalite di lokasi ini dipasarkan sesuai harga resmi yakni Rp10.000 per liter. Namun, untuk BBM jenis Solar maupun Dexlite terpantau dalam kondisi kosong. Baca Juga: Respons Kelangkaan BBM, Polres Kapuas Hulu Amankan Puluhan Jerigen dan Tangki Siluman di SPBU Kondisi serupa juga ditemukan saat tim gabungan mengecek SPBU PT Kedamin Maju Mandiri II. Di lokasi kedua ini, stok Pertalite tercatat berada di angka 8.000 liter dari kuota bulanan 160.000 liter. Sementara itu, stok BBM jenis Solar subsidi dan Dexlite juga dalam keadaan kosong. Harga Pertalite tetap dijual Rp10.000 per liter dan Solar subsidi dipatok pada harga Rp6.800 per liter. Selain memeriksa ketersediaan BBM, tim gabungan juga mengecek sejumlah aspek operasional SPBU. Pengecekan mencakup ketersediaan sarana keselamatan kerja, optimalisasi sistem pengawasan melalui kamera Closed Circuit Television (CCTV), kelengkapan jumlah karyawan, hingga kesesuaian jam operasional SPBU guna memastikan pelayanan berjalan sesuai standar keamanan. Secara keseluruhan, hasil pengawasan menunjukkan tidak ada indikasi kelangkaan BBM di wilayah Kecamatan Putussibau Utara. SBM Pertamina Sintang, Bisma Abdillah, menegaskan bahwa sidak ini adalah bentuk pengawasan langsung agar BBM subsidi disalurkan secara tepat sasaran kepada masyarakat yang berhak. “Hasil sidak menunjukkan bahwa operasional SPBU berjalan normal, stok BBM masih tersedia dan distribusinya berjalan lancar tanpa ditemukan adanya pelanggaran,” ujarnya. Selama kegiatan berlangsung, situasi di kedua lokasi SPBU terpantau aman dan kondusif. Polri melalui Polsek Putussibau Utara berkomitmen untuk terus melakukan monitoring secara berkala guna menjamin ketersediaan BBM tetap terjaga dan menindak tegas apabila ditemukan indikasi penyimpangan distribusi di tengah masyarakat. (*Red)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK