faktakalbar

Atas Perintah Presiden, CENTCOM Luncurkan Operation Epic Fury Gempur Kekuatan Militer Iran

Penulis: Redaksi Sunday, 01 March 2026 📖 1 menit
Atas Perintah Presiden, CENTCOM Luncurkan Operation Epic Fury Gempur Kekuatan Militer Iran
Faktakalbar.id, TAMPA - Komando Pusat Amerika Serikat ( CENTCOM ) resmi memulai " Operation Epic Fury " pada 28 Februari 2026 atas arahan langsung dari Presiden Amerika Serikat untuk melumpuhkan aparatur keamanan rezim Iran. Baca Juga:   AS Luncurkan Operation Epic Fury ke Iran, Pete Hegseth: Kami Akan Selesaikan Konflik Ini Serangan yang melibatkan kekuatan militer terbesar dalam satu generasi ini dimulai pada pukul 01.15 waktu setempat, Minggu (01/3/2026). Pasukan AS bersama mitra koalisi mulai menyerang target-target prioritas yang dianggap memberikan ancaman mendesak. Sasaran utama mencakup fasilitas komando dan kendali Korps Garda Revolusi Islam ( IRGC ), kemampuan pertahanan udara Iran, lokasi peluncuran rudal dan drone, serta lapangan terbang militer. "Presiden memerintahkan tindakan berani, dan prajurit Angkatan Darat, Pelaut, Penerbang, Marinir, Penjaga, serta Penjaga Pantai kami yang pemberani menjawab panggilan tersebut," ujar Laksamana Brad Cooper, komandan CENTCOM. Setelah gelombang pertama serangan koalisi, pasukan CENTCOM dilaporkan berhasil mempertahankan diri dari ratusan serangan rudal dan drone balasan yang diluncurkan pihak Iran. Hingga saat ini, tidak ada laporan mengenai korban jiwa atau cedera terkait pertempuran di pihak AS, sementara kerusakan pada instalasi AS dinyatakan minimal dan tidak berdampak pada kelangsungan operasi. Baca Juga:  KBRI Keluarkan Imbauan Darurat untuk WNI di Iran Jam-jam pertama operasi ini melibatkan penggunaan amunisi presisi yang diluncurkan dari udara, darat, dan laut. Selain itu, Gugus Tugas Scorpion Strike ( Task Force Scorpion Strike ) milik CENTCOM turut mengerahkan drone serang sekali pakai berbiaya rendah untuk pertama kalinya dalam pertempuran nyata. Operasi ini menandai konsentrasi kekuatan militer Amerika Serikat terbesar di kawasan tersebut dalam kurun waktu satu generasi terakhir guna memastikan stabilitas dan menetralisir ancaman dari rezim Iran (FR)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK