Chaos di Sirkuit Monaco: 12 Mobil Formula 2 Tabrakan di Tikungan Pertama
Faktakalbar.id, INTERNASIONAL
– Ajang balap Formula 2 (F2) di Sirkuit Monaco diwarnai insiden mengerikan yang melibatkan 12 mobil hanya beberapa saat setelah balapan dimulai.
Peristiwa ini menjadi salah satu kecelakaan paling brutal dalam sejarah
Formula 2
, yang terjadi hanya beberapa jam sebelum Grand Prix Formula 1 (F1) Monaco digelar.
Insiden terjadi di tikungan pertama setelah start, ketika dua pembalap terdepan,
Victor Martins
dan
Alex Dunne
, saling bertabrakan.
Mobil Dunne menghantam ban kanan belakang mobil Martins, menyebabkan keduanya meluncur ke pembatas sirkuit dan memicu reaksi beruntun dari mobil-mobil di belakang.
Sirkuit sempit Monaco tak mampu mengakomodasi mobil-mobil lain yang berusaha menghindar, mengakibatkan 12 mobil mengalami kerusakan dan berhenti total. Balapan pun dihentikan seketika dengan pengibaran bendera merah.
“Siapa dia? Max Verstappen,”
ujar Victor Martins dengan nada marah saat diwawancarai di area pit, menyindir gaya mengemudi agresif Dunne.
Baca Juga:
Xabi Alonso Resmi Jadi Pelatih Real Madrid, Kontrak Hingga 2028
Tujuh pembalap harus mundur dari balapan akibat kerusakan parah, yakni
Alex Dunne, Victor Martins, Richard Verschoor, Gabriele Mini, Ritomo Miyata, Pepe Marti
, dan
Max Esterson
.
Kritik tajam langsung mengarah ke Dunne yang dianggap sembrono dan tak bertanggung jawab. Sebelumnya, Dunne juga telah berada dalam sorotan karena insiden di sesi kualifikasi.
Tak hanya berhenti di awal balapan, drama kembali terjadi menjelang akhir perlombaan ketika
Dino Beganovic
menabrak pembatas di area Casino Square.
Tiga pembalap terdepan kemudian masuk ke pit, membuka peluang bagi
Jak Crawford
untuk mengambil alih posisi terdepan.
Namun, tak lama kemudian, balapan kembali dihentikan dengan bendera merah dan dinyatakan berakhir lebih awal. Karena Crawford belum sempat masuk pit sebelum bendera merah dikibarkan, ia ditetapkan sebagai pemenang balapan.
“Ya ampun! Aku tidak tahu apa yang baru saja terjadi! Sejujurnya, ini adalah hari paling beruntung dalam hidupku!”
kata Crawford sambil tertawa saat diwawancarai pasca lomba.
Insiden ini kembali menegaskan betapa rawannya balapan di sirkuit jalanan Monaco, terutama dengan trek yang sempit dan minim ruang untuk bermanuver.
Penyelidikan atas kecelakaan ini masih berlangsung, sementara panitia Formula 2 dan FIA akan mengevaluasi sejumlah aspek keselamatan ke depan.
(Drl)
Tag:
#GP Monaco 2025
#kecelakaan massal F2
#bendera merah Formula 2
#insiden tikungan pertama
#Alex Dunne
#Victor Martins
#Jak Crawford
#kecelakaan balap F2
#Formula 2 Monaco 2025
#FaktaKalbar.id
#Kalimantan Barat
#kalbar
#hasil balapan F2 Monaco
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.