faktakalbar

Diduga Epilepsi Kambuh, Seorang Pria Ditemukan Meninggal di Selokan Mentebah

Penulis: Redaksi Friday, 30 January 2026 📖 2 menit
Diduga Epilepsi Kambuh, Seorang Pria Ditemukan Meninggal di Selokan Mentebah
Faktakalbar.id, KAPUAS HULU - Warga Desa Tanjung Intan, Kecamatan Mentebah, Kabupaten Kapuas Hulu digegerkan dengan penemuan jenazah seorang pria berinisial R (35) di dalam selokan pada Kamis (29/1/2026) malam. Korban yang merupakan kelahiran Cianjur tersebut sebelumnya sempat berpamitan kepada pihak keluarga untuk pergi memancing. Baca Juga: Gegerkan Warga Siantan, Penemuan Mayat Wanita di Ruko Pasar Puring Terungkap dari Bau Tak Sedap Kapolsek Mentebah, Iptu Didik Rianto, menjelaskan bahwa jasad korban ditemukan pertama kali oleh warga setempat bernama Agung (23) dan Faisal (18) sekitar pukul 21.00 WIB. Penemuan ini berawal dari kecurigaan saksi terhadap sebuah sepeda motor Honda Beat yang terparkir tanpa pemilik di pinggir jalan sejak Rabu sore. Saksi sempat melakukan pengecekan di sekitar lokasi motor tersebut, namun saat itu ia hanya menemukan alat pancing di tepi sungai tanpa adanya tanda-tanda keberadaan pemiliknya. “Dia sempat mengecek lokasi tersebut namun hanya menemukan alat pancing di tepi sungai tanpa ada tanda-tanda keberadaan pemiliknya,” ujar Iptu Didik Rianto. Rasa penasaran membawa Agung kembali ke lokasi pada Kamis malam bersama Faisal. Dengan bantuan cahaya senter, keduanya menyisir area sekitar hingga menemukan sepasang kaki dan sandal mengapung di permukaan air parit. Baca Juga: Kronologi Lengkap Penemuan Mayat dalam Karung di Kos Sanggau, Polisi Dalami Dugaan Pembunuhan Keduanya pun langsung melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian. “Saksi lalu melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Mentebah. Personel kami langsung bergerak cepat menuju TKP untuk melakukan evakuasi dan mengumpulkan keterangan,” jelas Kapolsek. Berdasarkan pemeriksaan fisik awal oleh petugas di lokasi kejadian, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan maupun luka pada tubuh korban. Setelah berkoordinasi dengan pihak keluarga, diketahui bahwa R memiliki riwayat penyakit epilepsi atau ayan. “Diduga kuat, penyakit korban kambuh saat ia sedang memancing sendirian, sehingga korban terjatuh ke dalam air tanpa ada yang menolong,” tambah Iptu Didik. Meskipun kepolisian sempat memberikan saran untuk dilakukan tindakan visum di RSUD Achmad Diponegoro Putussibau guna memastikan penyebab kematian secara medis, pihak keluarga menolak. Keluarga korban memilih untuk segera membawa jenazah ke rumah duka untuk proses pemakaman. Pihak kepolisian juga memberikan imbauan kepada masyarakat agar senantiasa waspada ketika beraktivitas sendirian di luar rumah, terutama bagi mereka yang memiliki riwayat kondisi kesehatan tertentu. Hal ini penting guna mencegah terjadinya peristiwa serupa di kemudian hari. “Kami menghimbau kepada warga agar selalu berhati-hati jika bepergian sendiri di luar rumah, apalagi yang punya penyakit bawaan, agar kejadian seperti ini tidak terulang lagi,” pungkas Iptu Didik. Baca Juga: Kronologi Penemuan Mayat Tanpa Identitas di Perairan Sungai Tengar Ketapang (Natash)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK