faktakalbar

Dua Karateka Kata Kalbar Gugur di Babak Penyisihan PON Bela Diri Kudus

Penulis: Redaksi Thursday, 23 October 2025 📖 1 menit
Dua Karateka Kata Kalbar Gugur di Babak Penyisihan PON Bela Diri Kudus
Faktakalbar.id, KUDUS – Dua dari tiga karateka Kalimantan Barat ( Kalbar ) yang turun berlaga di Arena 2A PON Bela Diri di Kudus, harus terhenti di babak penyisihan pada Kamis (23/10/2025). Kedua atlet tersebut tampil di nomor kata, sementara satu atlet lainnya di nomor kumite baru akan bertanding besok. Pada kategori kata putra, Kristian Gary Gawaldi yang memperoleh bye di babak pertama, tampil percaya diri di babak berikutnya. Baca Juga: Atlet Karate Kalbar Mulai Latihan Resmi, KONI Manfaatkan Jeda PON Bela Diri untuk Ziarah Namun, penampilannya belum berhasil membawanya melangkah ke fase selanjutnya. Sementara di kategori kata putri, Dea Destia Renata juga harus mengakui keunggulan lawannya, Ni Kadek Ayu Cintya Dewi dari Bali. Dea kalah dalam perolehan jumlah angka dari penilaian yang ditentukan oleh dewan juri. Satu lagi karateka Kalbar di PON, Saka Jaya, baru akan bertanding pada Jumat (24/10) besok. Ia dijadwalkan menghadapi Rafi Diaz Nugraha dari DKI Jakarta di babak penyisihan kumite kelas 84 kg. Dari cabang olahraga lainnya, Wushu, dilaporkan hari ini baru melaksanakan Technical Meeting (TM) untuk menentukan skema pertandingan. Rajali, tim pendamping dari KONI Kalbar yang mendampingi langsung selama pertandingan, memberikan pengamatannya. Menurutnya, para karateka Kalbar di PON sebenarnya memiliki teknik dasar yang baik, namun masih minim pengalaman tampil di berbagai kejuaraan. Baca Juga: Ketua KONI Kalbar Bangga, Sebut Raihan 7 Medali di PON Bela Diri Sudah Sesuai Prediksi Faktor tersebut dinilai membuat sebagian atlet tampak gugup. Terutama di kategori kata, yang sangat bergantung pada penilaian seni gerak dan keputusan subjektif dewan juri. “Seandainya persiapan menuju PON Bela Diri ini dilakukan lebih awal dan dimatangkan lewat berbagai event, mungkin hasilnya bisa lebih maksimal,” ujar Rajali. (*Red)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK