Dukungan Mengejutkan Presiden Brasil, Cium Kepala Presiden Kolombia Usai Sebut Israel Nazi di PBB
Faktakalbar.id, INTERNASIONAL
– Sebuah momen tak terduga terjadi di Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) ketika Presiden Brasil, Luiz Inácio Lula da Silva, mencium kepala Presiden Kolombia,
Gustavo Petro
, setelah pidatonya.
Momen ini menjadi sorotan karena terjadi usai Petro menyampaikan pernyataan keras terkait Israel.
Baca Juga:
Israel Kembali Isyaratkan Serangan ke Iran, Kepala Staf Militer: “Kami Siap Membayar Harga Mahal”
Dalam pidatonya, Presiden Petro menyebut Israel sebagai "Nazi" dan menyerukan pembentukan pasukan militer internasional dari negara-negara Asia untuk "membebaskan Palestina."
Dia juga meminta agar tidak ada kapal yang membawa senjata ke Israel diizinkan lewat.
Sikap Lula yang mencium kepala Petro dianggap sebagai bentuk solidaritas dan dukungan luar biasa terhadap pernyataan pemimpin Kolombia tersebut.
Momen ini menarik perhatian signifikan dari media internasional dan delegasi di PBB.
Pernyataan Petro yang terus-terang membela Palestina telah menuai kecaman tajam dari Amerika Serikat dan kelompok-kelompok
advokasi
Yahudi.
Dalam pidatonya, Presiden Petro berulang kali mengecam tindakan Israel sebagai "
genosida
."
Ia juga membandingkan tindakan tersebut dengan Holocaust, menyatakan
"tampaknya (menteri propaganda Nazi Joseph) Goebbels adalah orang yang mengarahkan komunikasi dunia" terkait konflik.
Dia menegaskan, tindakan paling anti-Semit saat ini adalah,
"mengulangi holocaust Hitler terhadap kemanusiaan dan khususnya terhadap rakyat Palestina."
Perbandingan ini telah ia gunakan berkali-kali sejak konflik dimulai pada Oktober 2023.
Baca Juga:
Liput Situasi di Perbatasan Zikim, Jurnalis Palestina Gugur Ditembak Tentara Israel
(*Mira)
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.