faktakalbar

Tangis Eks GAM Pecah di Pengungsian, Ceulangiek dan Cumi-cumi Rogoh Kocek Pribadi Rp 300 Juta Bantu Korban Banjir

Penulis: Redaksi Tuesday, 09 December 2025 📖 1 menit
Tangis Eks GAM Pecah di Pengungsian, Ceulangiek dan Cumi-cumi Rogoh Kocek Pribadi Rp 300 Juta Bantu Korban Banjir
Faktakalbar.id, BIREUEN - Sisi lain dari para mantan kombatan Gerakan Aceh Merdeka ( GAM ) terlihat jelas di tengah musibah banjir yang melanda Kabupaten Bireuen . Rusyidi Mukhtar alias Ceulangiek, eks GAM yang kini duduk sebagai Anggota DPRA Dapil III, bersama M. Yunus alias Cumi-cumi, Anggota DPRK Bireuen Dapil II, turun langsung menyalurkan bantuan kemanusiaan dalam jumlah besar, Senin (08/12/25). Tak tanggung-tanggung, dua truk penuh berisi sembako, pakaian, dan kebutuhan pokok lainnya digelontorkan untuk korban banjir di Kecamatan Peusangan Siblah Krueng dan Kuta Blang. Baca Juga:   Viral Oknum Ngaku GAM Minta Jatah Bantuan Banjir, TNI Pasang Badan: Ini Hak Rakyat! Ceulangiek menegaskan bahwa bantuan tersebut murni berasal dari dana pribadi mereka berdua sebagai bentuk kepedulian sesama putra daerah. "Total barang pokok sembako yang kita bagikan jika dikalkulasikan dengan uang sebanyak Rp 300 juta. Ini dana pribadi dari saya dan Cumi-cumi," ungkap Ceulangiek di sela-sela penyaluran bantuan. Momen haru sempat terekam saat kedua politisi Partai Aceh ini meninjau langsung kondisi pengungsi. Air mata Ceulangiek dan Cumi-cumi tak terbendung saat menyaksikan rumah-rumah warga terendam lumpur dan anak-anak yang harus tidur di tenda darurat. Baca Juga:   Darurat Banjir Aceh: Presiden Sibuk ‘Icip’ Ikan Tongkol, Solusi Konkret Masih Dinanti "Pemerintah harus segera mencari solusi supaya rumah yang sudah tergenang lumpur dapat dibantu biaya pembersihan oleh Pemkab Bireuen," desak Ceulangiek dengan suara bergetar. Ia berjanji akan membawa aspirasi ini langsung ke Gubernur Aceh. Aksi solidaritas ini dilakukan bertepatan dengan momen peringatan Milad GAM ke-49. Meski suasana perayaan di Daerah III Batee Iliek berlangsung dalam duka bencana, semangat persaudaraan yang ditunjukkan para eks kombatan, termasuk Dedi Santri alias Radja dan Keuchik Noh bersama pasukan GAM Rungkhom, menjadi bukti bahwa mereka tetap setia mengabdi untuk rakyat Aceh dalam kondisi apapun. (Ra)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK