faktakalbar

Eskalasi Asia Membara: Jet China Kunci Radar Tembak ke Pesawat Jepang, Tokyo 'Murka'

Penulis: Redaksi Sunday, 07 December 2025 📖 2 menit
Eskalasi Asia Membara: Jet China Kunci Radar Tembak ke Pesawat Jepang, Tokyo 'Murka'
Faktakalbar.id, INTERNASIONAL – Ketegangan geopolitik di Asia Timur mencapai titik didih baru. Hubungan diplomasi antara China dan Jepang yang sudah retak akibat isu Taiwan kini semakin runcing setelah insiden berbahaya di udara yang melibatkan angkatan militer kedua negara raksasa tersebut. Laporan terbaru menyebutkan bahwa jet tempur China melakukan manuver agresif dengan mengarahkan radar kendali tembak ( fire control radar ) ke pesawat militer Jepang di wilayah udara internasional dekat Kepulauan Okinawa. Insiden ini terjadi dalam dua kesempatan terpisah, memicu kekhawatiran akan pecahnya konflik terbuka. Baca Juga:  Sinyal ‘Rujuk’ Menguat, AS Sebut Turki Bisa Kembali ke Program F-35 dalam 6 Bulan Tindakan "Satu Langkah Menuju Perang" Penguncian radar kendali tembak bukanlah manuver biasa. Dalam dunia militer, tindakan ini dianggap sebagai persiapan terakhir sebelum peluncuran rudal atau penembakan. Pesawat yang menjadi target biasanya harus segera melakukan manuver penghindaran darurat. Menteri Pertahanan Jepang, Shinjiro Koizumi, bereaksi keras atas provokasi ini. Ia menegaskan bahwa tindakan penerangan radar oleh militer Beijing telah melanggar batas keselamatan penerbangan internasional. "Penerangan radar ini melampaui apa yang diperlukan untuk penerbangan pesawat yang aman," tegas Koizumi dalam pernyataan resminya, Minggu (7/12/2025). Tokyo telah melayangkan nota protes diplomatik kepada Beijing atas insiden yang dinilai "sangat mengancam" tersebut. Efek Domino Isu Taiwan Insiden ini tidak berdiri sendiri, melainkan buntut dari friksi yang kian tajam mengenai status Taiwan. Perdana Menteri Jepang, Sanae Takaichi, sebelumnya telah memberikan peringatan tegas bahwa Jepang tidak akan tinggal diam jika China melakukan agresi militer terhadap Taiwan yang mengancam keamanan nasional Jepang. Perlu diketahui, pulau paling barat Jepang, Yonaguni, hanya berjarak 110 km dari Taiwan. Sementara itu, di lautan, China dilaporkan mengerahkan armada besar-besaran. Data intelijen mencatat lebih dari 100 kapal angkatan laut dan penjaga pantai China memenuhi perairan Asia Timur pada Kamis lalu. Pihak Penjaga Pantai Taiwan menilai aktivitas China, yang diklaim sebagai latihan "pencarian dan penyelamatan", hanyalah kedok untuk melakukan perang psikologis dan intimidasi di wilayah yang merupakan jalur perdagangan vital dunia tersebut. Baca Juga:  Lokal atau Internasional? ‘Kulit Baru’ Timnas Indonesia Diumumkan Akhir Desember (*Mira)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK