FBI Peringatkan Potensi Serangan Drone Iran ke Wilayah California
Faktakalbar.id, CALIFORNIA
- Biro Investigasi Federal AS (
FBI
) mengeluarkan peringatan serius kepada departemen kepolisian di California mengenai rencana Iran untuk meluncurkan serangan drone ke wilayah Pantai Barat Amerika Serikat, Jumat (13/03/2026).
Baca Juga:
Laporan Intelijen AS: Serangan Skala Besar Tak Akan Runtuhkan Kekuasaan Iran
Ancaman ini diduga kuat sebagai bentuk aksi balas dendam atas operasi militer yang dilancarkan Amerika Serikat terhadap Iran baru-baru ini.
Berdasarkan dokumen peringatan yang didistribusikan sejak akhir Februari, intelijen mengendus ambisi Teheran untuk melakukan serangan mendadak dari lepas pantai.
"Kami baru-baru ini memperoleh informasi bahwa pada awal Februari 2026, Iran diduga berambisi melakukan serangan kejutan menggunakan drone dari kapal yang tidak teridentifikasi di lepas pantai daratan AS,"
bunyi kutipan peringatan FBI sebagaimana dilansir ABC News.
Meski target spesifik di California belum ditentukan, FBI mengakui belum memiliki rincian mengenai waktu dan metode pasti serangan tersebut.
Peringatan ini muncul di tengah eskalasi konflik antara pemerintahan Presiden Donald Trump dengan Iran.
Mantan Kepala Intelijen Kementerian Keamanan Dalam Negeri, John Cohen, menilai langkah FBI sudah tepat sebagai bentuk kesiagaan otoritas lokal.
Ia menyebut Iran memiliki jaringan yang luas di wilayah Amerika Selatan dan Meksiko untuk melancarkan aksi tersebut.
"Kita tahu Iran memiliki kehadiran yang luas di Meksiko dan Amerika Selatan. Mereka memiliki hubungan, mereka memiliki drone, dan sekarang mereka memiliki insentif untuk melakukan serangan,
" kata Cohen.
Baca Juga:
Kemlu RI Pastikan 32 WNI Evakuasi dari Iran Tiba di Jakarta
Selain ancaman dari Iran, intelijen juga menyoroti penggunaan teknologi drone oleh kartel narkoba Meksiko di wilayah perbatasan.
Laporan per September 2025 mengungkapkan adanya izin dari pemimpin kartel untuk menyerang personel keamanan menggunakan drone pembawa bahan peledak.
Menanggapi situasi ini, Kantor Gubernur California Gavin Newsom menyatakan telah berkoordinasi aktif dengan pejabat keamanan lintas level untuk melindungi komunitas.
Departemen Sheriff Los Angeles (LASD) juga telah meningkatkan patroli di lokasi-lokasi menonjol, rumah ibadah, dan institusi budaya sebagai langkah preventif.
Hingga saat ini, pejabat intelijen terus memantau pergerakan peralatan tempur Iran yang diduga telah ditempatkan di kapal-kapal laut sebagai antisipasi konfrontasi yang terus berlanjut.
(FR)
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.