FIFA Janjikan Pembangunan Stadion Megah di Gaza dalam Forum "Board of Peace"
Faktakalbar.id, WASHINGTON D.C.
- Federasi Sepak Bola Internasional (
FIFA
) berkomitmen untuk membangun stadion nasional baru di
Jalur Gaza
senilai 50 juta USD sebagai bagian dari paket bantuan rekonstruksi pascaperang.
Baca Juga:
Debut Berat John Herdman, Empat Pilar Timnas Indonesia Absen di FIFA Series 2026
Komitmen ini disampaikan langsung oleh Presiden FIFA, Gianni Infantino, dalam pertemuan perdana "
Board of Peace
" di Washington yang diprakarsai oleh Presiden AS Donald Trump, Jumat (20/2/2026).
Stadion baru tersebut direncanakan memiliki kapasitas antara 20.000 hingga 25.000 penonton.
Selain stadion, FIFA juga menjanjikan pembangunan akademi sepak bola senilai 15 juta USD, serta tambahan 2,5 juta USD untuk pembangunan 50 lapangan mini dan lima lapangan ukuran penuh di wilayah yang hancur akibat konflik tersebut.
"Kita tidak hanya harus membangun kembali rumah, sekolah, rumah sakit, atau jalan. Kita juga harus membangun kembali manusia, emosi, harapan, dan kepercayaan. Inilah makna sepak bola,"
ujar Gianni Infantino dalam pidatonya.
Dalam pertemuan tersebut, sembilan pemerintah negara anggota berkomitmen memberikan bantuan total sebesar 7 miliar USD untuk paket bantuan Gaza.
Selain bantuan finansial, lima negara lainnya menyatakan kesiapan untuk mengerahkan pasukan sebagai bagian dari Pasukan Stabilisasi Internasional (
International Stabilization Force
/ISF) guna menjaga keamanan wilayah tersebut selama masa transisi.
Baca Juga:
Indonesia Jabat Wakil Komandan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
Presiden Donald Trump, yang memimpin langsung pertemuan tersebut, memberikan apresiasi khusus atas partisipasi FIFA.
Di hadapan para pemimpin negara yang hadir, Trump secara berseloroh menyebut jabatan Presiden FIFA sebagai jabatan terbaik.
Momen unik terjadi ketika Infantino dan sejumlah pejabat lainnya sempat mengenakan topi merah bertuliskan "USA" yang menjadi ciri khas pendukung Trump sebagai simbol kebersamaan dalam forum tersebut.
Langkah FIFA ini merupakan bagian dari upaya menjadikan olahraga sebagai jembatan menuju perdamaian dan martabat manusia.
Melalui pembangunan ekosistem sepak bola yang lengkap, mulai dari liga pemuda hingga tingkat regional, FIFA berharap dapat memberikan alasan bagi generasi mendatang di Gaza untuk kembali menaruh harapan pada masa depan.
(FR)
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.