File Audio Bisa Bajak HP Android Tanpa Disentuh
Faktakalbar.id, LIFESTYLE -
Google mengeluarkan peringatan serius bagi seluruh pemilik HP Android. Raksasa teknologi itu menemukan cara baru peretas membajak ponsel pengguna hanya melalui
file
audio biasa, seperti pesan suara atau lagu.
Pakar keamanan menyebut metode ini sebagai serangan
zero click
atau serangan tanpa interaksi. Peretas hanya perlu mengirimkan file suara yang telah mereka susupi kode jahat ke ponsel korban.
Mengerikannya, peretas bisa mengambil alih
perangkat
tersebut meskipun korban sama sekali tidak menyentuh atau memutar
file
itu.
Baca Juga:
Fitur AI Google di Gmail Kini Gratis, Cek Fungsinya
Sistem Android secara otomatis memproses
file
audio di latar belakang untuk menyiapkan pratinjau. Saat proses inilah, kode jahat bekerja dan memberi jalan bagi peretas untuk masuk ke dalam sistem.
Manfaatkan Celah
Dolby
Peretas memanfaatkan kelemahan pada komponen Dolby Digital Plus yang ada di banyak HP Android. Komponen ini bertugas mengolah suara pada perangkat. Celah keamanan ini memberi akses penuh kepada orang asing untuk mengendalikan ponsel dari jarak jauh.
Senior Security Strategy Manager
di Jamf, Adam Boynton, menjelaskan bahwa serangan ini sangat berbahaya karena menyerang fungsi dasar ponsel.
"Oleh karena itu, celah tersebut dapat dieksploitasi tanpa interaksi pengguna apa pun," terang Adam Boynton.
Google Rilis Penangkal
Google tidak tinggal diam dan langsung merilis pembaruan sistem pada Januari 2026 ini. Mereka telah menambal celah pada komponen Dolby tersebut agar peretas tidak bisa lagi memanfaatkannya.
Adam Boynton mendesak pengguna untuk tidak mengabaikan pembaruan ini. Meskipun penemuan celah terjadi tahun lalu, perbaikan menyeluruh baru tersedia sekarang.
Baca Juga:
Google Gemini Makin Canggih, Bisa Jadi Asisten Pribadi
"Meskipun buletin keamanan yang dirilis oleh Google singkat, buletin ini membahas celah keamanan serius dan sudah berlangsung lama yang tidak boleh diabaikan oleh pengguna Android.
Kerentanan ini ditemukan pada tahun 2025; namun, perbaikan ini berarti kerentanan tersebut kini telah ditambal di tingkat platform Android," jelas Boynton.
Pengguna Android harus bertindak cepat. Anda perlu membuka menu Pengaturan, lalu pilih Sistem, dan klik Pembaruan Perangkat Lunak. Pastikan Anda mengunduh versi terbaru hari ini juga untuk menutup pintu masuk bagi para peretas.
(*Sari)
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.