faktakalbar

File Audio Bisa Bajak HP Android Tanpa Disentuh

Penulis: Redaksi Wednesday, 21 January 2026 📖 2 menit
File Audio Bisa Bajak HP Android Tanpa Disentuh
Faktakalbar.id, LIFESTYLE - Google mengeluarkan peringatan serius bagi seluruh pemilik HP Android. Raksasa teknologi itu menemukan cara baru peretas membajak ponsel pengguna hanya melalui file audio biasa, seperti pesan suara atau lagu. Pakar keamanan menyebut metode ini sebagai serangan zero click atau serangan tanpa interaksi. Peretas hanya perlu mengirimkan file suara yang telah mereka susupi kode jahat ke ponsel korban. Mengerikannya, peretas bisa mengambil alih perangkat tersebut meskipun korban sama sekali tidak menyentuh atau memutar file itu. Baca Juga:  Fitur AI Google di Gmail Kini Gratis, Cek Fungsinya Sistem Android secara otomatis memproses file audio di latar belakang untuk menyiapkan pratinjau. Saat proses inilah, kode jahat bekerja dan memberi jalan bagi peretas untuk masuk ke dalam sistem. Manfaatkan Celah Dolby Peretas memanfaatkan kelemahan pada komponen Dolby Digital Plus yang ada di banyak HP Android. Komponen ini bertugas mengolah suara pada perangkat. Celah keamanan ini memberi akses penuh kepada orang asing untuk mengendalikan ponsel dari jarak jauh. Senior Security Strategy Manager di Jamf, Adam Boynton, menjelaskan bahwa serangan ini sangat berbahaya karena menyerang fungsi dasar ponsel. "Oleh karena itu, celah tersebut dapat dieksploitasi tanpa interaksi pengguna apa pun," terang Adam Boynton. Google Rilis Penangkal Google tidak tinggal diam dan langsung merilis pembaruan sistem pada Januari 2026 ini. Mereka telah menambal celah pada komponen Dolby tersebut agar peretas tidak bisa lagi memanfaatkannya. Adam Boynton mendesak pengguna untuk tidak mengabaikan pembaruan ini. Meskipun penemuan celah terjadi tahun lalu, perbaikan menyeluruh baru tersedia sekarang. Baca Juga:  Google Gemini Makin Canggih, Bisa Jadi Asisten Pribadi "Meskipun buletin keamanan yang dirilis oleh Google singkat, buletin ini membahas celah keamanan serius dan sudah berlangsung lama yang tidak boleh diabaikan oleh pengguna Android. Kerentanan ini ditemukan pada tahun 2025; namun, perbaikan ini berarti kerentanan tersebut kini telah ditambal di tingkat platform Android," jelas Boynton. Pengguna Android harus bertindak cepat. Anda perlu membuka menu Pengaturan, lalu pilih Sistem, dan klik Pembaruan Perangkat Lunak. Pastikan Anda mengunduh versi terbaru hari ini juga untuk menutup pintu masuk bagi para peretas. (*Sari)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK