Resmi Rilis! Fitur Shopping Research di ChatGPT Kini Jadi Personal Shopper Berbasis AI
Faktakalbar.id, TECHNOLOGY -
OpenAI resmi merilis fitur baru bernama Shopping Research ChatGPT di
chatbot
AI bikinannya.
Sesuai namanya, fitur ini hadir sebagai alat bantu belanja berbasis AI yang berfungsi layaknya
personal shopper
atau konsultan belanja pribadi bagi pengguna.
Fitur ini sudah tersedia untuk dicoba oleh pengguna di Indonesia per Selasa (25/11/2025).
Berbeda dari jawaban ChatGPT biasa, Shopping Research dirancang untuk membantu pengguna membuat keputusan belanja yang lebih matang.
Prosesnya dibuat interaktif, di mana ChatGPT akan menanyakan berbagai detail spesifik, seperti
budget
, preferensi, kebutuhan, ukuran, warna, fitur yang diinginkan, dan kategori penggunaan.
Pengguna dapat memilih satu atau lebih dari opsi jawaban yang disediakan untuk membantu ChatGPT lebih matang dalam memberikan rekomendasi produk.
Setelah melalui sesi interaksi ini, ChatGPT akan menyusun
buyer’s guide
berisi rekomendasi produk yang relevan, lengkap dengan harga, spesifikasi, ulasan, gambar, dan ketersediaan.
Baca Juga:
Resmi Rilis Global! OpenAI Luncurkan Group Chat di ChatGPT, Kini Bisa “Ngobrol” Bareng Teman
Cara Kerja Fitur AI Belanja sebagai Konsultasi
Cara kerja Shopping Research ChatGPT sangat mirip dengan konsultasi belanja. Misalnya, pengguna bertanya, "blazer kasual untuk acara".
ChatGPT akan menjawab secara umum terlebih dahulu dan menyertakan tombol “do more research” di sisi bawah jawaban. Tombol inilah yang membuka sesi belanja lanjutan.
Pengguna juga bisa memilih fitur Shopping Research sejak awal di ikon “+” dan mulai menjawab pertanyaan tambahan tentang preferensi (
jenis bahan, model cutting-an, motif, warna
, dll.). Pengguna bahkan bisa menyaring produk berdasarkan harga.
Setelah preferensi dimasukkan, ChatGPT akan memberikan
preview
produk yang relevan, menampilkan gambar, nama produk, harga, situs belanja, dan
review
.
Pengguna bisa memilih “More like this” jika suka dengan rekomendasi tertentu.
Jika memilih “Not interested”, ChatGPT akan memberikan pertanyaan lanjutan soal alasan tidak tertarik. Hal ini memberikan input ke AI untuk tidak memberikan rekomendasi yang sama di hasil akhir.
Setelah
preview
selesai, ChatGPT akan memberikan daftar rekomendasi terkurasi yang bisa diklik untuk menuju situs
merchant
tempat produk tersebut dijual. AI ini bahkan menjelaskan alasan mengapa produk tertentu layak dipertimbangkan.
Didukung Model GPT-5
mini
Khusus Belanja
Fitur Shopping Research ChatGPT dijalankan oleh varian GPT-5
mini
yang di-
tuning
khusus untuk kebutuhan belanja.
Model ini diklaim lebih akurat daripada ChatGPT Search, terutama untuk permintaan kompleks yang punya banyak syarat, seperti harga, ukuran, dan spesifikasi tertentu.
OpenAI menyebut akurasi fitur Shopping Research terbaru dengan GPT-5 ini mencapai 64 persen, jauh lebih baik dari fitur Shopping di ChatGPT Search yang hanya punya tingkat akurasi 37 persen.
Baca Juga:
Indonesia Jadi Pasar AI Tercepat: Nano Banana Gemini AI Dipakai 18 Juta Kali Sehari
Mengenai ketersediaan, OpenAI menyebut fitur ini sudah tersedia untuk seluruh pengguna ChatGPT, baik
tier Free, Go, Plus
, maupun
Pro
, di aplikasi
mobile
dan versi
web
.
Penggunaan fitur ini juga hampir tanpa batas selama musim liburan.
OpenAI memastikan percakapan pengguna tidak dibagikan ke
retailer
, dan hasil rekomendasi bersifat organik (bukan iklan berbayar).
Dengan fitur ini, OpenAI menunjukkan bahwa mereka bersaing langsung dengan Google dan Perplexity yang juga mendorong pengalaman Fitur AI Belanja yang
seamless
.
(*Drw)
Tag:
#OpenAI
#Shopping Research ChatGPT
#Fitur AI Belanja
#Personal Shopper
#GPT-5 mini
#Belanja Online
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.