faktakalbar

Google Maps Rilis Fitur Pengisian Daya EV Berbasis AI untuk 350 Model Mobil di Android Auto

Penulis: Redaksi Wednesday, 01 April 2026 📖 2 menit
Google Maps Rilis Fitur Pengisian Daya EV Berbasis AI untuk 350 Model Mobil di Android Auto
Faktakalbar.id, TEKNO - Perusahaan teknologi multinasional asal Amerika Serikat, Google , secara resmi mengumumkan peluncuran fitur pengisian daya EV (Electric Vehicle) berbasis kecerdasan buatan (AI) dari platform Google Maps untuk lebih dari 350 model mobil yang mendukung sistem Android Auto pada Selasa (31/3/2026) waktu setempat. Laporan dari laman teknologi otomotif Arena EV menyebutkan bahwa pembaruan sistem navigasi ini dirancang khusus untuk memberikan kemudahan bagi para pemilik kendaraan listrik. Baca Juga: Gagal Cegah Kecanduan Media Sosial Remaja, Meta dan Google Didenda 3 Juta Dolar AS di Los Angeles Kehadiran pembaruan ini memberikan kesempatan kepada pemilik kendaraan untuk lebih mudah dalam menemukan fasilitas pengisian daya baterai saat sedang melakukan perjalanan jarak jauh maupun rute harian. Dengan terintegrasinya sistem pemetaan canggih ini, diharapkan tidak ada lagi rasa cemas berlebih bagi pengguna kendaraan EV yang telah terkoneksi dengan fitur Android Auto. Mereka nantinya dapat diarahkan secara otomatis dan presisi ke lokasi yang memang menyediakan fasilitas stasiun pengisian daya terdekat yang beroperasi. Untuk bisa memanfaatkan fitur pengisian daya EV ini secara optimal, pengguna kendaraan hanya perlu menambahkan profil kendaraan listrik (EV) mereka ke dalam aplikasi Google Maps. Setelah sistem mengenali profil tersebut, pengguna dapat menetapkan tujuan akhir langsung melalui layar antarmuka di dalam mobil. Selama proses navigasi berjalan, pengendara juga dapat melihat perkiraan penggunaan baterai. Apabila pengguna memasukkan atau jika sistem membaca data kendaraan secara langsung, sistem akan bekerja lebih jauh. Jika menambahkan level pengisian daya saat ini, pengendara dapat melihat rekomendasi tempat pengisian daya, perkiraan level baterai saat tiba di tujuan, dan perkiraan waktu kedatangan (ETA) yang diperbarui berdasarkan kalkulasi waktu pengisian daya. Dalam operasionalnya, Google menggunakan AI melalui model energi canggih yang mampu menganalisis detail teknis mobil secara spesifik, seperti berat kendaraan dan ukuran baterai. Baca Juga: Fitur AI Google Maps Bikin Mudik Lancar Sistem pemrosesan ini juga menggabungkan informasi waktu nyata dari data satelit Maps tentang kondisi lalu lintas, tingkat ketinggian jalan, dan cuaca terkini, untuk menghadirkan fungsi navigasi yang sangat akurat. Terkait ketersediaan wilayah operasional, perencanaan perjalanan cerdas ini akan segera hadir di sebagian besar kendaraan listrik yang dipasarkan di kawasan Amerika Serikat (AS), menurut keterangan resmi pihak Google. Hingga saat ini, Google menjanjikan lebih dari 15 merek mobil di AS sudah didukung oleh pembaruan tersebut dan lebih banyak lagi merek kendaraan global akan segera menyusul mendapatkan integrasi serupa. (*Red)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK