faktakalbar

Ganti ChromeOS, Google Siapkan Aluminium OS (ALOS) Berbasis Android untuk Laptop Premium

Penulis: Dimas Thursday, 27 November 2025 📖 2 menit
Ganti ChromeOS, Google Siapkan Aluminium OS (ALOS) Berbasis Android untuk Laptop Premium
Faktakalbar.id, TECHNOLOGY - Google tengah menyiapkan sistem operasi baru untuk laptop bernama Aluminium Operating System atau ALOS. Aluminium OS disiapkan sebagai Pengganti ChromeOS, sekaligus membuka jalan untuk membawa pengalaman Android ke ekosistem PC. Nama kode Aluminium OS ini muncul sebagai perkembangan terbaru dari rencana Google untuk melebur ChromeOS dan Android. Jejaknya bisa ditemukan dari berbagai dokumen internal, laporan bug , hingga lowongan pekerjaan yang dipublikasikan Google. Sebelumnya, di ajang Snapdragon Summit 2025 September lalu, Rick Osterloh, Senior Vice President Devices and Services Google, sudah mengonfirmasi langkah besar perusahaan yang akan menggabungkan ChromeOS dengan Android mulai 2026. Baca Juga : Indonesia Central Cloud Region Microsoft Jadi Hub AI Lokal, Dukung LLM Claude Terbaru Aluminium OS, Bukan Aluminum OS Petunjuk soal OS laptop baru hasil peleburan ChromeOS-Android makin jelas dari sebuah lowongan kerja Google berjudul Senior Product Manager, Android, Laptop and Tablets . Dalam deskripsi lowongan kerja itu tertulis jelas bahwa kandidat akan bertugas mengembangkan “Aluminium, Android-based operating system”. Hal ini secara tidak langsung mengonfirmasi bahwa Aluminium adalah codename (nama sementara/internal) untuk platform laptop baru yang menyatukan Android dan ChromeOS. Menurut analisis dari media teknologi Android Authority , Google sengaja memilih ejaan Inggris “Aluminium”, bukan “Aluminum” seperti di Amerika. Penggunaan "Aluminium" ini tampaknya sengaja untuk melanjutkan tradisi Google yang memakai nama logam berakhiran “-ium”, mengikuti jejak Chromium yang menjadi dasar ChromeOS. Baca Juga: Resmi Rilis! Fitur Shopping Research di ChatGPT Kini Jadi Personal Shopper Berbasis AI Pengganti ChromeOS untuk Semua Segmen Laptop Selama ini, Chromebook berbasis ChromeOS identik dengan perangkat murah di kelas pendidikan. Namun, dokumen rekrutmen Google menunjukkan sebaliknya. Aluminium OS Google diproyeksikan hadir di perangkat dari berbagai kelas harga, termasuk segmen premium. Lowongan tersebut menjelaskan bahwa manajer produk akan mengatur portofolio perangkat ChromeOS dan Aluminium OS meliputi laptop, tablet, detachable , hingga Mini PC . Google bahkan menyiapkan tingkatan kelas perangkat, mulai dari: AL Entry (Kelas Bawah) AL Mass Premium (Kelas Menengah) AL Premium (Kelas Atas) Artinya, Google tampaknya ingin bersaing langsung dengan Windows dan macOS di kelas menengah dan atas, tidak hanya terbatas pada PC murah. Baca Juga: Lindungi Data Anda! Kenali 7 Ciri-Ciri VPN Palsu dan Tanda VPN Tidak Aman Fondasi Android dan Integrasi Gemini AI Meskipun fondasinya akan berubah total menjadi Android (kemungkinan Android 17 atau Android 18), nama ChromeOS mungkin tidak akan mati sepenuhnya. Dalam beberapa laporan bug , insinyur Google menyebut sistem yang ada sekarang sebagai “ChromeOS Classic” atau “non-Aluminium ChromeOS”. Yang jelas, Google sudah memastikan bahwa OS hasil peleburan ini bakal memiliki integrasi erat dengan Gemini, model bahasa besar ( LLM ) milik Google. Hal ini sejalan dengan visi perusahaan yang ingin membawa AI ke seluruh lini perangkat, termasuk PC. Google berkolaborasi dengan Qualcomm untuk mengerjakan penggabungan ChromeOS-Android ini. CEO Qualcomm, Cristiano Amon, mengaku terkesan setelah melihat versi awal sistem gabungan ini. Google mengonfirmasi bahwa OS baru ini akan dirilis pada tahun 2026. (*Drw)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK