"Hantu Laut" Buatan RI: USV Arrow 600, Drone Siluman Pembawa Rudal yang Siap Jaga NKRI
Faktakalbar.id, JAKARTA –
Industri pertahanan maritim Indonesia kembali menunjukkan taringnya di kancah teknologi militer modern.
PT Lundin Industry Invest
, galangan kapal swasta nasional yang berbasis di Banyuwangi, memperkenalkan inovasi terbarunya yakni USV Arrow 600.
Baca Juga:
Milestone Alutsista: PT PAL Luncurkan Frigat Arrowhead 140 Pertama, Target Serah Terima 2028
Ini adalah drone kapal permukaan (
Unmanned Surface Vehicle
) yang dirancang dengan kemampuan "siluman" (
stealth
) dan daya gempur tinggi untuk menjawab tantangan peperangan laut masa depan.
Dikembangkan melalui kerja sama strategis dengan perusahaan spesialis sistem kendali asal Swedia, ATGEIR Autonomous Systems, USV Arrow 600 menjadi evolusi signifikan dari generasi sebelumnya.
Keunggulan utama kapal tanpa awak ini terletak pada desainnya yang mampu menyembunyikan persenjataan di dalam lambung, sehingga sulit dideteksi radar musuh.
"Keunggulan utama Arrow 600 terletak pada kemampuannya membawa rudal anti-kapal yang tersimpan di dalam lambung, sehingga jejak radar dan visualnya jauh lebih rendah dibandingkan USV konvensional,"
tulis spesifikasi teknis kapal tersebut.
Bisa Jadi "Kamikaze"
Dalam pameran Indo Defence 2025 yang berlangsung 11–14 Juni, PT Lundin menampilkan
mock-up
USV Arrow 600 yang dilengkapi kemampuan ofensif.
Unit tersebut memperlihatkan konfigurasi enam amunisi
loitering munition
yang tersimpan rapi di ruang kargo internal.
Baca Juga:
Dunia Belum Punya! Pindad dan PAL Rilis Senjata Anti-Drone Pertama dengan Fitur Ganda “Kill”
Fleksibilitas misi menjadi nilai jual utama.
Selain sebagai aset intelijen dan pengawasan (ISR), kapal ini dapat berubah fungsi menjadi drone "kamikaze" dengan membawa hingga 200 kilogram bahan peledak untuk menghantam target musuh.
"Platform ini berevolusi menjadi aset intelijen, pengawasan, dan pengintaian (ISR), bahkan dapat difungsikan sebagai drone kamikaze dengan membawa hingga 200 kilogram bahan peledak,"
jelas keterangan produk tersebut.
Mesin Senyap dan Cepat
Secara spesifikasi, USV Arrow 600 memiliki panjang 6 meter dengan bobot total 500 kilogram.
Dapur pacunya ditenagai mesin diesel Yanmar 150
horsepower
yang dipadukan dengan teknologi
waterjet
buatan Finlandia.
Penggunaan
waterjet
ini memungkinkan kapal bergerak senyap dengan menekan kebisingan hingga 80 persen, serta mampu beroperasi di perairan sangat dangkal.
"Jangkauan operasionalnya mencapai 200 nautical mile atau sekitar 370 kilometer, dengan kecepatan jelajah 15 knot dan kecepatan maksimum hingga 35 knot,"
rinci data teknisnya.
Saat ini, satu unit prototipe telah selesai diproduksi dan sedang menjalani uji coba di Swedia sebelum dikirim ke Indonesia untuk pengujian lanjutan di perairan nasional.
Kehadiran USV Arrow 600 dinilai sangat relevan bagi pertahanan negara kepulauan seperti Indonesia, terutama untuk operasi pertahanan asimetris yang efisien namun mematikan.
(ra)
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.