Harga RAM Meroket, Samsung dan SK Hynix Panen Cuan
Faktakalbar.id, LIFESTYLE -
Kenaikan harga memori akses acak atau RAM di pasar global membawa keuntungan besar bagi para produsen semikonduktor. Tiga raksasa dunia, yakni
Samsung Electronics
, SK Hynix, dan Micron Technology, mencatatkan lonjakan laba signifikan seiring meroketnya harga komponen komputer dan ponsel tersebut.
Tingginya permintaan memori untuk kebutuhan server
kecerdasan buatan
(AI) menjadi pemicu utama fenomena ini.
Kondisi pasar yang ketat memaksa harga jual meningkat tajam, sehingga margin keuntungan perusahaan-perusahaan tersebut tumbuh pesat.
Baca Juga:
RAM Langka, Harga Gadget Jadi Meroket
Dominasi Tiga Raksasa Semikonduktor
Samsung, SK Hynix, dan Micron saat ini menguasai hampir seluruh pasokan RAM dunia.
Samsung sebagai pemimpin pasar melaporkan pemulihan laba operasional yang sangat kuat berkat kenaikan harga DRAM (
Dynamic Random Access Memory
).
Sementara itu, SK Hynix mencetak rekor pendapatan karena permintaan memori
High Bandwidth Memory
(HBM) untuk pemrosesan AI terus meledak.
Micron Technology juga melaporkan bahwa stok memori mereka untuk tahun ini hingga tahun depan sudah habis terpesan oleh pelanggan besar.
Mengapa Harga RAM Terus Naik?
Para analis industri menyebut keterbatasan pasokan sebagai penyebab utama. Sebelumnya, para produsen sengaja memangkas kapasitas produksi untuk menstabilkan stok pasar yang sempat berlebih.
Selain faktor produksi, tren AI generatif membutuhkan memori dengan spesifikasi tinggi yang harganya jauh lebih mahal.
Baca Juga:
Alasan Mengapa RAM Langka di Pasaran
Situasi ini memaksa vendor perangkat keras dan konsumen akhir untuk mengeluarkan biaya lebih besar demi mendapatkan komponen RAM terbaru.
Meskipun memberikan keuntungan melimpah bagi produsen, tren ini berpotensi meningkatkan harga jual perangkat elektronik seperti laptop dan
smartphone
di tingkat konsumen dalam beberapa waktu ke depan.
(*Sari)
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.