faktakalbar

Intervensi Kasus Korupsi, Trump Kecam Presiden Israel Terkait Penolakan Amnesti Netanyahu

Penulis: Redaksi Sunday, 15 February 2026 📖 1 menit
Intervensi Kasus Korupsi, Trump Kecam Presiden Israel Terkait Penolakan Amnesti Netanyahu
Faktakalbar.id, INTERNASIONAL – Ketegangan diplomatik antara Amerika Serikat dan Israel mencuat menyusul desakan keras Presiden Donald Trump terhadap proses hukum Perdana Menteri Benjamin Netanyahu. Trump melontarkan kritik tajam kepada Presiden Israel, Isaac Herzog, atas penolakan pemberian pengampunan atau amnesti bagi pemimpin pemerintahan Israel tersebut. Netanyahu saat ini terjerat kasus hukum atas tuduhan penyuapan, termasuk penerimaan hadiah mewah dan kesepakatan dengan media demi pemberitaan yang menguntungkan. Trump, yang baru-baru ini menjamu Netanyahu di Gedung Putih, secara terbuka menyebut penolakan Herzog sebagai tindakan yang memalukan. Baca Juga:  Trump Teken Perintah Eksekutif Perketat Pengawasan Ekspor Senjata AS "Anda memiliki seorang presiden yang menolak untuk memberikan pengampunan kepadanya. Saya pikir orang itu seharusnya malu pada dirinya sendiri," ujar Trump di hadapan publik pada Sabtu, (14/2/2026). Pihak Gedung Putih menilai Netanyahu sebagai sosok pemimpin masa perang yang krusial, sehingga proses hukum yang menjeratnya dianggap sebagai beban. Trump bahkan meminta warga Israel untuk melakukan tekanan politik agar Herzog segera menerbitkan pengampunan. Trump meremehkan tuduhan suap berupa cerutu dan sampanye yang selama ini menjadi materi persidangan dengan menyebut hal tersebut tidak berarti di tengah situasi geopolitik saat ini. Di sisi lain, Isaac Herzog menegaskan bahwa otoritas kepresidenan tidak bisa serta-merta mengintervensi hukum. Meskipun desakan dari sekutu utamanya menguat, Herzog menyatakan bahwa setiap permintaan pengampunan harus mengikuti peninjauan dan prosedur normal berdasarkan hukum negara yang berlaku. Proses hukum terhadap Netanyahu sendiri telah dimulai sejak tahun 2020, namun berulang kali terhambat oleh konflik bersenjata di Gaza. Posisi Herzog yang sebagian besar bersifat seremonial kini berada di bawah tekanan diplomatik besar dari Washington, yang berpotensi memengaruhi stabilitas politik internal Israel di masa depan. Baca Juga:  Daftar Negara Eropa Tolak Board of Peace Trump (Mira)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK