faktakalbar

Iran Chaos, Trump Ancam Intervensi Militer

Penulis: Redaksi Sunday, 11 January 2026 📖 2 menit
Iran Chaos, Trump Ancam Intervensi Militer
Faktakalbar.id, INTERNASIONAL - Situasi di Iran kini benar-benar tidak terkendali. Gelombang unjuk rasa besar-besaran yang melanda negara tersebut memancing reaksi keras dari Presiden Amerika Serikat, Donald Trump , yang secara terbuka melontarkan ancaman intervensi militer jika kekerasan terus berlanjut. Peringatan ini muncul setelah laporan menyebutkan puluhan orang tewas akibat bentrokan antara demonstran dan aparat keamanan. Trump menegaskan bahwa Amerika Serikat tidak akan tinggal diam jika pemerintah Iran menggunakan senjata mematikan terhadap rakyatnya sendiri. Baca Juga:  Australia Tarik Warga, Sinyal Iran di Ambang Chaos Akibat Brutalitas Aparat? Dalam pernyataannya pada Jumat (9/1/2026), Presiden Trump memberikan ultimatum kepada para pemimpin di Teheran. Ia mengisyaratkan bahwa pasukan AS siap mengambil tindakan balasan jika aparat keamanan Iran terus menembaki para pengunjuk rasa. "Sebaiknya kau jangan mulai menembak karena kami juga akan mulai menembak," tegas Trump. Trump juga menyoroti bahaya besar yang kini mengancam warga sipil di sana. "Saya hanya berharap para demonstran di Iran akan aman, karena itu adalah tempat yang sangat berbahaya saat ini," tambahnya. Situasi Negara Gawat Kondisi di lapangan menunjukkan eskalasi yang mengerikan. Kelompok hak asasi manusia melaporkan sedikitnya 62 orang tewas sejak protes meletus akhir Desember lalu. Korban jiwa terdiri dari 48 warga sipil dan 14 personel keamanan. Massa yang membanjiri jalanan di Teheran, Mashhad, dan kota-kota lain tidak hanya memprotes kehancuran ekonomi, tetapi juga menyerukan penggulingan rezim. Demonstran terlihat membakar kendaraan polisi dan meneriakkan slogan anti-pemerintah, sementara otoritas setempat memutus total akses internet untuk mencegah penyebaran informasi. Teheran Siap Melawan Merespons ancaman dan kerusuhan tersebut, Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei , menuduh pihak asing berada di balik kekacauan ini. Baca Juga:  P Diddy Kirim Surat ke Donald Trump, Minta Pengampunan Hukuman Penjara Ia bersumpah akan mempertahankan kekuasaan republik Islam tersebut dengan segala cara. "Republik Islam berkuasa melalui darah ratusan ribu orang terhormat. Republik Islam tidak akan mundur menghadapi para perusak," ujar Khamenei. Pihak kejaksaan Iran juga mengambil langkah represif dengan mengancam hukuman mati bagi siapa pun yang tertangkap melakukan sabotase atau melawan petugas di tengah situasi kacau ini. (*Sari)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK