faktakalbar

Balas Gugurnya Ali Khamenei, Iran Serang Kapal Perusak dan Pangkalan Militer AS

Penulis: Redaksi Thursday, 05 March 2026 📖 1 menit
Balas Gugurnya Ali Khamenei, Iran Serang Kapal Perusak dan Pangkalan Militer AS
Faktakalbar.id, TEHERAN – Korps Garda Revolusi Islam Iran ( IRGC ) meluncurkan serangan balasan masif ke kapal perusak Amerika Serikat di Samudra Hindia dan berbagai pangkalan militer AS di Timur Tengah sebagai respons atas gugurnya Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei, Rabu (4/3/2026). Baca Juga:   Sebut Terinspirasi Rencana Israel, Menlu AS Ungkap Alasan Serang Iran Lebih Dulu Berdasarkan rilis resmi pada Rabu (3/3), IRGC menggunakan rudal Qadr 360 dan Talaeiyeh dari Angkatan Laut untuk menyerang kapal perusak AS yang sedang melakukan pengisian bahan bakar di Samudra Hindia, sekitar 650 km dari selatan Iran. Laporan intelijen menyebutkan serangan tersebut memicu kebakaran hebat di dek dua kapal tersebut. Operasi ini merupakan aksi balasan Iran setelah dihantam serangan udara oleh AS dan Israel pada 28 Februari lalu. Serangan brutal tersebut dilaporkan menewaskan Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei beserta keluarganya, serta Menteri Pertahanan dan Panglima IRGC. Eskalasi Perang di Berbagai Pangkalan Militer Iran menyatakan tidak akan tinggal diam dan siap menghadapi perang berkepanjangan untuk menghukum pelaku agresi. Baca Juga:   Insiden “Friendly Fire”, Pertahanan Udara Kuwait Tak Sengaja Tembak Jatuh 3 Jet F-15 Amerika Serikat Selain di Samudra Hindia, IRGC secara masif meluncurkan 230 drone ke sejumlah pangkalan militer AS, termasuk di Erbil (Irak), Kuwait, hingga Bahrain. Meskipun pihak Amerika Serikat dikabarkan sempat menawarkan jalur negosiasi untuk meredam konflik, Iran secara tegas menolak tawaran tersebut. Saat ini, IRGC terus mengincar aset-aset strategis AS dan fasilitas diplomatik di wilayah Timur Tengah seiring dengan membaranya tensi peperangan di kawasan tersebut. (FR)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK