faktakalbar

Kantongi Rp140 Miliar, Jalan Lintas Timur Kapuas Hulu Dikerjakan Lagi

Penulis: Redaksi Wednesday, 07 January 2026 📖 1 menit
Kantongi Rp140 Miliar, Jalan Lintas Timur Kapuas Hulu Dikerjakan Lagi
Faktakalbar.id, KAPUAS HULU - Pemerintah memastikan pengerjaan akses Jalan Lintas Timur di Kecamatan Putussibau Selatan , yang menjadi penghubung antara Kalimantan Barat dan Kalimantan Timur, kembali berlanjut pada tahun 2026. Bupati Kapuas Hulu, Fransiskus Diaan, mengonfirmasi langsung kepastian proyek tersebut. Ia menyebutkan bahwa pemerintah pusat telah mengalokasikan anggaran jumbo melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) untuk ruas jalan strategis ini. Baca Juga: Mulai Dikerjakan, Ini 8 Ruas Jalan Inpres di Kapuas Hulu “Infonya Kapuas Hulu mendapatkan dana APBN untuk pembangunan jalan lintas Timur itu sebesar Rp140 miliar dan sudah kontrak, ” kata Bupati Kapuas Hulu, Fransiskus Diaan, Selasa (6/1/2026). Meskipun nilai kontrak dan kepastian dana sudah di tangan, Fransiskus mengakui bahwa dirinya belum mengetahui secara rinci berapa panjang ruas jalan yang akan tertangani dengan anggaran tersebut. Bupati mengatakan, dirinya tidak tahu berapa ruas panjang jalan yang dikerjakan dengan anggaran Rp140 miliar tersebut. Kendati demikian, kelanjutan proyek ini menjadi sinyal positif bagi pembangunan infrastruktur di daerah perbatasan. Jalur Strategis Menuju IKN Sebagai informasi tambahan, Jalan Lintas Timur (Putussibau Selatan – Batas Kaltim) memiliki peran vital dalam peta konektivitas nasional. Jalur ini diproyeksikan sebagai akses pendukung menuju Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kalimantan Timur. Pengerjaan jalan ini menghadapi tantangan medan yang berat karena membelah kawasan hutan lindung dan perbukitan terjal. Dengan kucuran dana Rp140 miliar tahun ini, pemerintah mengharapkan akses transportasi semakin terbuka. Baca Juga:  Jembatan Sulang Jebol, Akses Putussibau–Pontianak Lumpuh Total Terbukanya akses ini akan memangkas biaya logistik yang selama ini mencekik masyarakat perbatasan, sekaligus menggerakkan roda perekonomian antarprovinsi yang sebelumnya sangat bergantung pada transportasi sungai. (*Sari)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK