faktakalbar

Jutaan HP Android Bermesin MediaTek Rawan Dibobol Peretas

Penulis: Redaksi Sunday, 15 March 2026 📖 1 menit
Jutaan HP Android Bermesin MediaTek Rawan Dibobol Peretas
Faktakalbar.id, TECHNOLOGY - Pengguna ponsel pintar Android perlu mewaspadai ancaman keamanan siber yang menyasar perangkat keras gawai. Laporan riset keamanan dari Donjon , divisi riset perusahaan perangkat keras keamanan Ledger , menemukan celah keamanan fatal pada sistem cip buatan MediaTek. Temuan dari laporan insiden keamanan bernomor 2026-20435 tersebut menunjukkan bahwa satu dari empat ponsel Android di seluruh dunia memiliki risiko kebobolan dalam hitungan menit. Baca Juga:  Laporan Anthropic: Hacker Diduga China Gunakan AI Claude, Otomatisasi Serangan Siber 90% Kelemahan sistem ini terletak pada area isolasi cip utama yang bernama Trusted Execution Environment. Area tersebut berfungsi menyimpan informasi rahasia milik pengguna seperti pindaian sidik jari, data kredensial pembayaran, hingga kata sandi dompet kripto. Produsen cip MediaTek mendistribusikan komponen ini ke berbagai merek ponsel populer di pasaran. Penggunaan komponen yang masif ini memperluas skala ancaman keamanan bagi masyarakat. Eksploitasi Melalui Sambungan Kabel Peretas mengeksploitasi celah keamanan ini melalui metode serangan fisik yang memakan waktu sangat singkat. Pelaku kejahatan menghubungkan ponsel pintar korban ke perangkat komputer menggunakan sambungan kabel data. Sistem milik peretas membobol kode keamanan atau sandi perangkat secara paksa dalam waktu kurang dari satu menit. Pelaku mengekstrak seluruh data sensitif yang tersimpan di dalam area isolasi tersebut. Tim riset Donjon menemukan kelemahan tingkat perangkat keras ini setelah melakukan serangkaian pengujian. Chris Guillemet dari perusahaan Ledger menjelaskan bahwa kerentanan sistem ini bersembunyi sangat lama tanpa terdeteksi oleh publik. "Sejauh yang kami ketahui, celah keamanan ini telah ada sejak lama, mungkin satu dekade, namun hingga kini belum ditemukan secara publik," kata Chris Guillemet. MediaTek merespons temuan ini dengan merilis laporan insiden keamanan dan mengembangkan sistem perbaikan perangkat lunak. Baca Juga:  Jadi Korban Hacker, Wawako Bahasan Imbau Warga Waspada Peretasan WhatsApp Modus APK Perusahaan mendistribusikan perbaikan ini kepada seluruh vendor ponsel pintar yang menggunakan cip buatan mereka. Vendor ponsel menyalurkan pembaruan keamanan ini kepada para pengguna melalui sistem pembaruan rutin. Pengguna wajib mengunduh dan memperbarui sistem operasi ponsel mereka ke versi paling mutakhir untuk menutup celah eksploitasi peretas tersebut. (*Sr)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK