faktakalbar

Kandasnya Mimpi Atlet PASI Kapuas Hulu di Kejurda Kalbar, Anggaran Jadi Penghalang Utama

Penulis: Redaksi Wednesday, 06 August 2025 📖 2 menit
Kandasnya Mimpi Atlet PASI Kapuas Hulu di Kejurda Kalbar, Anggaran Jadi Penghalang Utama
Faktakalbar.id, KAPUAS HULU - Kabar kurang mengenakkan datang dari dunia olahraga Kabupaten Kapuas Hulu. Sebanyak enam atlet dari Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI) Kapuas Hulu terpaksa mengubur mimpi mereka untuk berlaga di Kejuaraan Daerah ( Kejurda ) Atletik Kalbar 2025 yang digelar pada 25-27 Juli lalu. Penyebabnya, diduga karena minimnya dukungan anggaran dari Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kapuas Hulu. Baca Juga: Strategi KONI Kalbar Hadapi PON Beladiri Jawa Tengah 2025: Fokus pada Cabor Unggulan Kekecewaan mendalam pun dirasakan oleh para atlet dan pengurus yang telah melakukan persiapan intensif selama berbulan-bulan. Ketua PASI Kapuas Hulu, Sumadi, pada Senin (4/8/2025), secara terbuka menyayangkan kondisi ini. Ia menyatakan bahwa absennya para atlet PASI Kapuas Hulu dalam ajang penting tersebut merupakan sebuah kerugian besar. Padahal, Kejurda menjadi tolok ukur krusial untuk persiapan menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) 2026 mendatang. Sumadi juga mengungkapkan kekhawatirannya terhadap mental dan masa depan para atlet. Menurutnya, insiden ini dapat menurunkan semangat berlatih hingga memicu kemungkinan atlet berprestasi untuk pindah ke kabupaten lain yang menawarkan dukungan lebih baik. "Bisa jadi atlet kita ini terancam tidak bisa mengikuti Porprov karena semangat dari atlet pun jadi lemah untuk latihan dan sebagainya. Bisa jadi juga nanti atlet kita ini akan pindah ke kabupaten lain," ujar Sumadi. Menanggapi hal tersebut, pihak KONI Kapuas Hulu melalui Anwar Sanusi membenarkan bahwa atlet dari PASI memang tidak diberangkatkan. Ia menjelaskan bahwa pada saat pengajuan proposal dari PASI, dana hibah dari Pemerintah Kabupaten untuk KONI belum cair. Baca Juga: KONI Pontianak Salurkan Dana Pembinaan Cabor, Wujud Komitmen Pemkot Majukan Olahraga Dirinya menambahkan bahwa dirinya sempat memberikan saran kepada pengurus PASI untuk mencari dana talangan terlebih dahulu. Dana tersebut, menurutnya, akan diganti sepenuhnya setelah dana hibah KONI telah cair. "Karena saat itu dari PASI Kapuas Hulu pernah mengusulkan anggaran ke KONI, namun dana hibah dari pemerintah daerah belum cair. Karena tidak mungkin juga saya harus menalang dana tersebut secara pribadi," jelas Anwar Sanusi. Situasi ini menyoroti pentingnya sinkronisasi dan komunikasi yang lebih baik antara induk cabang olahraga dengan KONI demi menjamin masa depan prestasi para atlet PASI Kapuas Hulu dan cabang olahraga lainnya di daerah. Baca Juga: Dukungan Cabor Semakin Menguat, Dedet Optimis Tingkatkan Prestasi Atlet Kota Pontianak: Pencalonan Ketum KONI Periode 2025-2029 (*Red)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK