Kasus Mayat di Mobil D4vd: Polisi Selidiki Dugaan Pembunuhan, Keluarga Korban Buka Suara
Faktakalbar.id, INTERNASIONAL
- Kasus penemuan mayat di dalam mobil Tesla milik penyanyi D4vd memasuki babak baru setelah kepolisian
mengidentifikas
i korban dan keluarga mulai angkat bicara.
Jenazah yang ditemukan di bagasi mobil tersebut diketahui adalah
Celeste Rivas Hernandez
, remaja 15 tahun yang sebelumnya dilaporkan hilang.
Baca Juga:
Buntut Insiden Keracunan MBG Ketapang, Norsan Ungkap Nihilnya Koordinasi Pemda dengan Manajemen MBG
Melalui halaman
penggalangan dana
GoFundMe
, keluarga korban,
Esmeralda Lozano
dan
Gisel Ver
a, membenarkan identitas tersebut.
"Celeste Rivas Hernandez telah diidentifikasi sebagai jenazah yang ditemukan minggu lalu," tulis mereka.
Pihak keluarga menyebut Celeste sebagai sosok yang "sangat dicintai" dan saat ini tengah menggalang donasi untuk biaya pemakaman.
Menurut Kantor Pemeriksa Medis Los Angeles, korban ditemukan tewas pada 8 September lalu.
Namun, penyebab pasti kematiannya belum diumumkan dan masih menunggu hasil penyelidikan.
Berdasarkan laporan NBC News, Rivas Hernandez diketahui telah dilaporkan hilang dari Danau Elsinore sejak tahun lalu.
Kasus ini kini secara resmi diselidiki oleh Departemen Kepolisian Los Angeles sebagai dugaan pembunuhan.
Jasad korban ditemukan di bagasi depan mobil, terbungkus di dalam tas.
Mobil Tesla yang terdaftar atas nama David Anthony Burke, atau yang lebih dikenal sebagai penyanyi D4vd, diderek ke lokasi setelah adanya laporan bau menyengat.
Laporan investigasi sementara menyebutkan, jasad korban diduga sudah berada di dalam mobil sekitar lima hari sebelum ditemukan.
Hingga saat ini, belum ada tersangka yang ditetapkan atau tuntutan yang diajukan terkait kasus ini.
Pihak D4vd menyatakan bahwa sang musisi telah diberitahu mengenai kasus ini dan sepenuhnya bekerja sama dengan pihak berwenang.
Baca Juga:
Badan Gizi Nasional Tolak Hentikan Program Makan Bergizi, Sebut Kasus Keracunan Masih Wajar
(*Mira)
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.