faktakalbar

KBRI di Mozambik Berupaya Pulangkan 9 ABK Indonesia yang Terdampar

Penulis: Redaksi Tuesday, 09 September 2025 📖 1 menit
KBRI di Mozambik Berupaya Pulangkan 9 ABK Indonesia yang Terdampar
Faktakalbar.id, INTERNASIONAL - Senin (08/09/2025). Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Maputo , Mozambik , bergerak cepat mengupayakan pemulangan sembilan anak buah kapal (ABK) asal Indonesia yang terjebak di kapal tanker Gas Falcon. Baca Juga:   Budaya Dayak Kalbar Akan Tampil di Resepsi Diplomatik KBRI Bangkok Para ABK tersebut sudah hampir setahun terdampar di kapal setelah dokumen mereka ditahan oleh otoritas setempat. Kapal yang mereka tumpangi juga baru saja mengalami insiden tabrakan. Duta Besar RI untuk Mozambik, Kartika Candra Negara , mengatakan pihaknya sudah menyiapkan langkah darurat jika para ABK berhasil dievakuasi ke daratan. "KBRI Maputo telah menyiapkan seorang diplomat dan staf untuk langsung menuju Beira apabila para ABK Indonesia didaratkan, guna memproses kepulangan mereka ke tanah air," ujar Kartika dalam keterangannya. Lebih lanjut, ia menjelaskan agen kapal sedang mengupayakan izin dari otoritas pelabuhan agar Gas Falcon dapat ditarik ke dermaga. KBRI terus mendorong agar proses embarkasi para ABK dapat dilakukan secepatnya setelah evakuasi. Masalah yang menimpa para ABK ini sudah berlangsung sejak lama. Mereka berangkat dari Jakarta pada 7 Oktober 2024 dan tiba di Mozambik pada 24 Oktober 2024. Setelah selesai membongkar muatan, otoritas maritim setempat naik ke kapal dan menahan dokumen serta ijazah para ABK. Sejak saat itu, mereka tidak diizinkan turun ke darat. Situasi semakin rumit setelah Gas Falcon ditabrak kapal nelayan pada Rabu (3/9) dini hari. Salah satu ABK, Andarias Aris, menyebut tabrakan itu mengakibatkan kebocoran di lambung kapal. "Kapal ditabrak kapal ikan dan mengakibatkan kebocoran pada lambung kapal kami," katanya. Baca Juga:   KBRI Manama Imbau WNI di Bahrain Waspada Usai Serangan Rudal Iran ke Pangkalan AS Meskipun demikian, KBRI Maputo memastikan kondisi kapal saat ini sudah stabil. Bantuan logistik juga telah dikirim pada Jumat (5/9). Pemerintah Indonesia menegaskan komitmennya untuk melindungi warga negara di luar negeri, termasuk memastikan kepulangan para ABK ke tanah air dalam waktu dekat. (ra)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK