Kebakaran Hutan dan Lahan Melanda Dua Desa di Parigi Barat
Faktakalbar.id, PARIGI MOUTONG –
Badan Penanggulangan Bencana Daerah
(BPBD) Kabupaten Parigi Moutong
bergerak cepat menangani insiden kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda Desa Baliara dan Desa Jonokalora, Kecamatan Parigi Barat, Sabtu (31/1/2026).
Titik api mulai terdeteksi sekitar pukul 12.30 waktu setempat berdasarkan laporan dari masyarakat sekitar.
Baca Juga:
Kebakaran Lahan Kerap Terjadi, Polda Kalbar Ancam Pidanakan Pelaku Pembakaran Lahan Baik Warga Maupun Perusahaan Sawit
Penanganan darurat dilakukan oleh tim gabungan yang terdiri dari BPBD, Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Parigi Moutong, TNI, Polri, serta warga setempat.
Upaya pemadaman dilakukan secara intensif untuk mencegah api meluas ke area perkebunan warga lainnya.
Penanganan di Lokasi Kejadian
Petugas yang tiba di lokasi segera melakukan blokade api menggunakan armada pemadam. Berkat koordinasi yang cepat antar unsur terkait, titik api berhasil dipadamkan sepenuhnya pada hari yang sama.
Hingga saat ini, pihak berwenang masih melakukan pemantauan untuk memastikan tidak ada bara api yang tersisa.
“Mendapat laporan dari masyarakat, petugas segera menuju lokasi kejadian. Bersama Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Parigi Moutong, TNI/Polri, dan masyarakat setempat, petugas berhasil memadamkan titik api pada hari yang sama,” tulis laporan Pusdalops BNPB.
Dampak dan Investigasi
Laporan awal mencatat luas lahan yang terbakar diperkirakan mencapai satu hektare. Tidak ada laporan mengenai korban jiwa dalam peristiwa ini.
Baca Juga:
Ancam Penerbangan dan Pemukiman, Tim Gabungan Padamkan Kebakaran Lahan di Dekat Bandara Supadio
Sementara itu, aparat kepolisian telah memasang garis polisi di beberapa titik guna penyelidikan lebih lanjut terkait penyebab munculnya api.
“Luas lahan terbakar diperkirakan mencapai satu hektare dan tidak terdapat laporan korban jiwa. Hingga saat ini, penyebab kebakaran masih dalam proses penyelidikan oleh pihak kepolisian,” tambah laporan tersebut.
BNPB kembali mengingatkan pemerintah daerah dan masyarakat untuk meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi ancaman hidrometeorologi kering guna meminimalkan risiko kebakaran hutan dan lahan di masa mendatang.
(Natash)
Tag:
#Bencana Alam 2026
#Karhutla Parigi Moutong
#Abrasi Halmahera Timur
#BPBD Parigi Barat
#Gelombang Pasang Puao
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.