faktakalbar

Kecelakaan Pikap di Kapuas Hulu, Mobil Terbalik Masuk Parit Tewaskan Satu Penumpang

Penulis: Redaksi Wednesday, 01 April 2026 📖 2 menit
Kecelakaan Pikap di Kapuas Hulu, Mobil Terbalik Masuk Parit Tewaskan Satu Penumpang
Faktakalbar.id, KAPUAS HULU - Sebuah kecelakaan tunggal yang melibatkan mobil pikap sarat penumpang terjadi di Jalan Lintas Bunut, Dusun Penembur II, Desa Teluk Geruduk, Kecamatan Boyan Tanjung, Kabupaten Kapuas Hulu , pada Selasa (31/3/2026) sekitar pukul 18.00 WIB. Akibat insiden kecelakaan pikap di Kapuas Hulu ini, satu orang penumpang yang masih anak-anak dilaporkan meninggal dunia di lokasi kejadian akibat tertimpa badan kendaraan yang terbalik ke dalam parit. Baca Juga: Tumpahan Solar Picu Kecelakaan di Jalan Nanga Pinoh Kepala Seksi (Kasi) Hubungan Masyarakat (Humas) Polres Kapuas Hulu, Iptu Jamali, membenarkan adanya peristiwa nahas tersebut. Ia menjelaskan bahwa mobil angkutan barang maut itu dikemudikan oleh seorang pria bernama Supendi alias Among (48), warga Dusun Penembur II. Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) dan pengumpulan keterangan di lapangan, kendaraan tersebut diketahui membawa muatan berlebih, yakni mengangkut total 12 orang penumpang di bak belakang yang sebagian besar merupakan anggota keluarga kandung dari sang pengemudi. "Sebelum kejadian, sekitar pukul 17.00 WIB, rombongan tersebut dalam perjalanan pulang dari kebun di Desa Perawan menuju rumah di Desa Teluk Geruguk," ujarnya Rabu (1/4/2026). Tragedi kecelakaan pikap di Kapuas Hulu ini bermula saat kendaraan melaju dari arah kebun dan sesampainya di titik lokasi kejadian, mobil secara tiba-tiba kehilangan kendali. Kendaraan roda empat tersebut melenceng keluar jalur ke arah sebelah kiri jalan, masuk ke dalam parit berlumpur, hingga akhirnya terbalik sepenuhnya. Celakanya, belasan penumpang yang berada di bak terbuka bagian belakang tidak sempat menyelamatkan diri dan langsung tertimpa beban badan mobil pikap. Dalam insiden mematikan tersebut, satu penumpang anak atas nama Viola Agustin Divasari (11) dinyatakan meninggal dunia. Korban tewas tersebut diketahui merupakan cucu kandung dari pengemudi pikap. Selain menimbulkan korban jiwa, sejumlah penumpang lainnya juga mengalami luka-luka serius dan segera dievakuasi untuk mendapatkan pertolongan medis kedaruratan. Tiga orang korban luka, yakni Ester, Christina Mita, dan Ita saat ini tengah menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Diponegoro Putussibau. Sementara itu, satu korban luka parah lainnya yang bernama Salbina harus segera dirujuk ke rumah sakit di wilayah Pontianak karena membutuhkan penanganan medis tingkat lanjut. Baca Juga: Kronologi Kecelakaan Maut di Sungai Pinyuh Tewaskan Satu Pengendara Motor Pihak kepolisian dari jajaran Polres Kapuas Hulu telah mendatangi TKP untuk mengamankan barang bukti kendaraan yang ringsek, serta mendata pengemudi dan memintai keterangan para saksi guna kelengkapan proses penyelidikan lebih lanjut. Menanggapi rentetan musibah laka lantas ini, Iptu Jamali memberikan peringatan keras kepada warga setempat. "Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat agar senantiasa tertib dalam berlalu lintas demi menjaga keselamatan bersama di jalan raya," ucapnya. Pihak kepolisian kembali mengingatkan bahaya fatal penggunaan bak belakang kendaraan jenis pikap atau truk angkutan barang sebagai tempat mengangkut penumpang manusia. Praktik pelanggaran lalu lintas tersebut sangat berisiko tinggi dan sangat membahayakan keselamatan jiwa apabila sewaktu-waktu terjadi kecelakaan di jalan raya. "Para pengendara diharapkan selalu memperhatikan kondisi kendaraan sebelum digunakan, tidak membawa penumpang melebihi kapasitas, serta tetap berhati-hati dan waspada selama berkendara," ungkapnya. (*Red)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK