faktakalbar

Kejar Target, Pembangunan Huntara di Palembayan Agam Harus Rampung Sebelum Ramadan

Penulis: Redaksi Sunday, 11 January 2026 📖 2 menit
Kejar Target, Pembangunan Huntara di Palembayan Agam Harus Rampung Sebelum Ramadan
Faktakalbar.id, AGAM - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) bersama Pemerintah Daerah Kabupaten Agam terus mengakselerasi pembangunan hunian sementara (huntara) bagi warga terdampak bencana di wilayah tersebut. Pembangunan ini ditargetkan rampung sepenuhnya sebelum memasuki bulan suci Ramadan tahun ini. Fokus percepatan pembangunan saat ini menyasar Kecamatan Palembayan. Berdasarkan data teknis lapangan, terdapat tiga lokasi utama pembangunan huntara di wilayah tersebut, yakni 117 unit di Jorong Kayu Pasak (Nagari Salareh Aia), 88 unit di Jorong Kayu Pasak Timur (Nagari Salareh Aia), dan 52 unit di Jorong Jajaran Tantaman (Nagari Tigo Koto Silungkang). Baca Juga:  BNPB Gencarkan Operasi Modifikasi Cuaca di Tiga Provinsi Sumatra Tenaga Ahli Kepala BNPB PIC wilayah Kabupaten Agam, Enny Supartini menjelaskan bahwa penetapan tenggat waktu ini bertujuan untuk memberikan kepastian tempat tinggal yang layak bagi para penyintas bencana. "Kita berharap huntara ini dapat diselesaikan sebelum bulan Ramadan, agar masyarakat terdampak bencana di Kecamatan Palembayan Kabupaten Agam ini dapat menjalani ibadah di bulan Ramadan dengan aman, nyaman, serta tenang," ujar Enny. Target ini sejalan dengan arahan Sekretaris Utama BNPB, Rustian, saat melakukan evaluasi dan peninjauan langsung di sejumlah wilayah terdampak seperti Kabupaten Lima Puluh Kota, Tanah Datar, dan Solok. Dalam pengesahan Rencana Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana (R3P) untuk 13 kabupaten/kota di Sumatera Barat pada 6-8 Januari 2026 lalu, Rustian menekankan pentingnya kecepatan konstruksi tanpa mengabaikan kualitas. "Aspirasi masyarakat terus kami dengarkan, terutama harapan mereka untuk bisa hidup lebih aman dan optimis ke depan. Huntara tahap satu harus segera diselesaikan dan dipercepat proses pembangunannya, kami berharap sebelum bulan puasa semua warga sudah bisa menempati dan merasa nyaman di bangunan baru," tegas Rustian. Untuk memastikan kelayakan huni, unit huntara yang dibangun telah dilengkapi dengan fasilitas dasar meliputi akses air bersih, sanitasi, dan jaringan listrik yang memenuhi standar teknis kebencanaan. Dalam prosesnya, BNPB bersinergi dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat, Pemerintah Kabupaten Agam, serta unsur TNI yang terdiri dari Kodim, Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Yon TP), Batalyon Zeni Tempur (Yon Zipur), Batalyon Zeni Konstruksi (Yon Zikon), dan Kodam XX/Tuanku Imam Bonjol guna mempercepat penyelesaian fisik bangunan di lapangan. Baca Juga:  Pemkab Bengkayang Gelar Doa Lintas Agama untuk Pemulihan Sumatra (Mira)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK