faktakalbar

KLH Segel Pabrik Peleburan di Serang Setelah Temukan Zat Radioaktif

Penulis: Redaksi Saturday, 13 September 2025 📖 1 menit
KLH Segel Pabrik Peleburan di Serang Setelah Temukan Zat Radioaktif
Faktakalbar.id, SERANG - Sabtu (13/09/2025) - Kementerian Lingkungan Hidup ( KLH ) bersama tim gabungan menemukan dugaan sumber radiasi dari zat radioaktif di Kawasan Industri Modern (KIM) Cikande , Serang, Banten, yang diduga berasal dari pabrik peleburan stainless steel, PT Peter Metal Technology Indonesia (PMT). Baca Juga:   Ekspor ke AS Dihentikan, Harga Udang Vaname di Aceh Anjlok Drastis Kasus ini adalah tindak lanjut dari temuan Customs Border Protection (CBP) Amerika Serikat terkait udang beku asal Indonesia yang mengandung cesium-137. Tim gabungan yang terdiri dari KLH, Bareskrim Polri, Gegana, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), serta Badan Pengawas Tenaga Nuklir (Bapeten) telah melakukan investigasi mendalam. Hasil pengukuran dosis radiasi menunjukkan tingkat tertinggi terdeteksi di PT Peter Metal Technology Indonesia, yang kini menjadi fokus utama penyelidikan. "Pemasangan garis Pejabat Pengawas Lingkungan Hidup (PPLH) selain untuk menghentikan risiko terjadinya pencemaran lebih lanjut, utamanya adalah untuk melindungi kesehatan masyarakat dan pekerja dari bahaya paparan radiasi," ucap Rizal Irawan. Hanif Faisol Nurofiq menyampaikan pesan tegas melalui Rizal Irawan bahwa penyegelan ini dilakukan untuk menghentikan risiko pencemaran yang lebih luas. KLH menyatakan tidak akan menoleransi praktik industri yang membahayakan keselamatan masyarakat dan lingkungan. Baca Juga:   Hari Lingkungan Hidup 2025, Wakapolres Sekadau Ajak Kurangi Plastik Rumah Tangga "Kami tidak akan menoleransi adanya praktik industri yang membahayakan keselamatan masyarakat dan lingkungan. Investigasi ini menjadi bukti keseriusan pemerintah dalam melindungi kesehatan publik dan ekosistem dari risiko radiasi," ujarnya. (ra)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK