faktakalbar

KPK Kembali Lelang Barang Rampasan Negara, Total Nilai Capai Ratusan Miliar Rupiah

Penulis: Redaksi Wednesday, 10 September 2025 📖 1 menit
KPK Kembali Lelang Barang Rampasan Negara, Total Nilai Capai Ratusan Miliar Rupiah
Faktakalbar.id, NASIONAL - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan mengadakan lelang eksekusi barang rampasan negara secara serentak di 11 Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) pada 17 September 2025. Lelang ini bertujuan untuk mengembalikan aset negara dari hasil tindak pidana korupsi. Menurut Direktur Pelacakan Aset, Pengelolaan Barang Bukti, dan Eksekusi KPK, Mungki Hadipratikto , ada 83 lot barang dari 27 perkara korupsi yang akan dilelang. Total nilai semua barang tersebut diperkirakan mencapai Rp166.134.768.700. "Kami KPK akan mengadakan lelang barang rampasan negara yang akan dilakukan tanggal 17 September 2025," kata Mungki di Rupbasan KPK, Jakarta, Senin (8/9/2025). Baca Juga:  Sidang Gugatan Gibran Ditunda, Pihak Tergugat Tak Hadir Barang Rampasan Unik dan Termahal dalam Lelang KPK Dalam lelang kali ini, ada beberapa barang yang menarik perhatian karena nilainya. Salah satunya adalah sebuah gelang emas berbentuk naga yang memiliki harga limit Rp67.124.000.000. Gelang ini merupakan barang rampasan dari Rachmat Fadjar, mantan Kepala Satker Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Wilayah 1 Kalimantan Timur (Kaltim). Selain itu, barang termahal yang akan dilelang adalah tanah dan bangunan berbentuk pabrik di Kecamatan Kemang, Kabupaten Bogor, yang nilainya mencapai Rp60.682.612.000. Barang ini berasal dari perkara korupsi pengadaan APD COVID-19 atas nama Satria Wibowo. "Uang jaminannya Rp30.000.000.000. Ini dari perkaranya Satria Wibowo. Satria Wibowo ini perkara APD COVID-19," tutur Mungki. Baca Juga:   Penemuan Mayat di Sungai Kapuas Gemparkan Warga Tempunak Sintang Barang dengan harga terendah yang dilelang adalah kemeja lengan panjang berbahan sutra senilai Rp5.700, yang berasal dari kasus Librato El Arif. Bagi masyarakat yang tertarik, proses aanwijzing atau penjelasan lelang akan diadakan pada 11 September. Peserta juga bisa langsung mengikuti lelang secara daring melalui situs lelang.go.id. "Jadi bagi para calon peserta, mulai dari sekarang sudah bisa langsung melakukan penawaran. Kita namanya open bidding, jadi semua orang bisa melihat," ucap Mungki. (*Mira)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK