faktakalbar

KSOP Batam Jelaskan Tabrakan Kapal Selat Malaka

Penulis: Redaksi Thursday, 08 January 2026 📖 2 menit
KSOP Batam Jelaskan Tabrakan Kapal Selat Malaka
Faktakalbar.id, NASIONAL - Insiden kecelakaan laut yang melibatkan dua kapal berbendera asing di jalur pelayaran tersibuk dunia, Traffic Separation Schem e (TSS) Selat Malaka dan Selat Singapura, terus menjadi sorotan publik hingga Rabu (7/1/2026). Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Khusus Batam akhirnya memberikan penjelasan resmi terbaru terkait peristiwa yang melibatkan kapal kargo MV CMA CGM Niagara dan kapal tunda TB Harbour Dragon tersebut. Kepala KSOP Khusus Batam, M. Takwim Masuku, dalam keterangan terbarunya pada Selasa (6/1/2026), memastikan bahwa pihaknya telah menangani insiden ini sesuai prosedur keselamatan internasional. Baca Juga:  Air Pasang Tinggi 1,9 Meter Makan Korban, Kapal Motor “Tersangkut” di Bawah Jembatan Pawan 1 Kronologi dan Penyebab Kejadian Berdasarkan data otoritas pelabuhan, kecelakaan bermula saat TB Harbour Dragon berbendera Malaysia yang menarik tongkang Harbour Jupiter sedang melintas menuju Sibu, Sarawak. Di jalur yang sama, MV CMA CGM Niagara, kapal peti kemas berbendera Malta, melaporkan kehilangan kendali. "Menurut pernyataan dari pihak MV CMA CGM Niagara, kapal tersebut kehilangan kendali dan menabrak sisi lambung kiri tongkang Harbour Jupiter," jelas Takwim Masuku. Akibat benturan tersebut, tongkang Harbour Jupiter mengalami kerusakan pada struktur sisi kiri. Meskipun demikian, otoritas memastikan tidak ada kebocoran muatan maupun tumpahan bahan berbahaya ke laut. Tepis Isu Korban Jiwa Pernyataan resmi KSOP ini sekaligus menjawab kekhawatiran publik dan spekulasi yang beredar di media sosial . Sebelumnya, warganet ramai membicarakan potensi kerugian besar mengingat MV CMA CGM Niagara diisukan mengangkut barang elektronik bernilai tinggi seperti iPhone. Berbeda dengan kekhawatiran awal mengenai adanya korban, Takwim menegaskan bahwa seluruh awak kapal dalam kondisi aman. "Prioritas utama kami adalah keselamatan kru. Kami bersyukur 35 kru dari kedua kapal selamat," tegas Takwim. Jumlah tersebut terdiri dari 25 kru MV CMA CGM Niagara dan 10 kru TB Harbour Dragon. Kapal Dievakuasi ke Nongsa Sebagai langkah tindak lanjut, KSOP Khusus Batam telah mengerahkan Kapal Patroli KNP 376 untuk mengamankan lokasi kejadian dan memastikan tidak terjadi pencemaran lingkungan maritim. Baca Juga:  Duka Labuan Bajo: Kapal Terbalik, Pelatih Valencia CF dan Tiga Anak Tewas Dihantam Cuaca Ekstrem Saat ini, ketiga kapal yang terlibat, yakni MV CMA CGM Niagara, TB Harbour Dragon, dan tongkang Harbour Jupiter, telah berlabuh di perairan sekitar Nongsa, Batam. Otoritas setempat menempatkan kapal-kapal tersebut di area aman guna menjalani pemeriksaan teknis lebih lanjut oleh petugas Port State Control Officer (PSCO). (*Sari)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK