faktakalbar

Laporan BNPB: 25 Bencana di Indonesia, Karhutla Dominasi Kejadian Menonjol

Penulis: Redaksi Wednesday, 10 September 2025 📖 2 menit
Laporan BNPB: 25 Bencana di Indonesia, Karhutla Dominasi Kejadian Menonjol
Faktakalbar.id, PONTIANAK – Selasa (09/09/2025) Badan Nasional Penanggulangan Bencana ( BNPB ) melaporkan, sebanyak 25 kejadian bencana terjadi di seluruh Indonesia dalam periode 8 hingga 9 September 2025. Dari jumlah tersebut, tujuh kejadian menonjol didominasi oleh kebakaran hutan dan lahan (karhutla), banjir, dan kekeringan. Baca Juga:   BNPB Rangkum Bencana Akhir Pekan: Dari Banjir Mahakam Ulu Hingga Kenaikan Level Gunung Lewotobi Laki-laki Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BNPB mencatat, karhutla masih menjadi ancaman serius di beberapa wilayah, terutama di Sumatera dan Kalimantan. Kejadian terbaru terjadi di Kabupaten Ponorogo , Jawa Timur, di mana hutan jati seluas dua hektare di Desa Campurejo, Kecamatan Sambit, ludes terbakar. BPBD Ponorogo bersama lintas instansi terkait berhasil memadamkan api yang penyebabnya masih dalam penyelidikan. Di wilayah lain, karhutla juga menghanguskan lima hektare lahan di Kabupaten Bener Meriah , Aceh, dan 10 hektare lahan di Kabupaten Padang Lawas Utara, Sumatera Utara. Status siaga darurat karhutla telah diberlakukan di Padang Lawas Utara sejak 5 Juni hingga 30 September 2025. Di Kalimantan Selatan, hingga 8 September 2025, total lahan yang terbakar mencapai 780,74 hektare, dengan 14,85 hektare di antaranya terbakar dalam 24 jam terakhir. Selain karhutla, bencana banjir dan banjir bandang juga melanda beberapa daerah. Banjir bandang di lima desa di Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur, mengakibatkan dua orang hilang dan masih dalam pencarian. Bencana ini juga menyebabkan satu rumah hanyut, dua kantor pemerintahan dan tiga ruas jalan tertutup longsor, serta kerusakan pada dua jembatan. Sementara itu, banjir di Kabupaten Pesisir Barat, Lampung, berdampak pada 91 Kepala Keluarga (KK) yang tersebar di empat desa dan dua kelurahan. Hingga saat ini, genangan air masih terpantau di Kelurahan Pasar Krui. Baca Juga:   Laporan Peringatan Dini BNPB: Waspada Ancaman Bencana Hidrometeorologi Basah dan Kering Pusdalops BNPB juga melaporkan, bencana kekeringan masih melanda lima desa di dua kecamatan di Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, dengan 2.509 KK atau 8.795 jiwa terdampak. BPBD setempat telah mendistribusikan 250 tangki air bersih untuk membantu masyarakat. Mengingat kondisi cuaca, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan hujan dengan intensitas ringan hingga sedang masih berpotensi terjadi di wilayah seperti Sumatera bagian barat, Jawa, Bali, Nusa Tenggara, dan Papua. Kondisi ini meningkatkan risiko banjir lokal, banjir bandang, dan longsor. BNPB mengimbau masyarakat agar tetap waspada, terutama di wilayah yang berpotensi mengalami karhutla dan kekeringan, serta memantau informasi resmi dari instansi terkait. (ra)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK