faktakalbar

Laporan Terkini BNPB: Kebakaran Hutan, Banjir Rob, dan Angin Kencang Landa Indonesia

Penulis: Redaksi Friday, 22 August 2025 📖 2 menit
Laporan Terkini BNPB: Kebakaran Hutan, Banjir Rob, dan Angin Kencang Landa Indonesia
Faktakalbar.id, NASIONAL - Badan Nasional Penanggulangan Bencana ( BNPB ) mencatat serangkaian bencana yang terjadi di berbagai wilayah di tanah air. Melalui Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops), BNPB melaporkan adanya 12 kejadian bencana di Indonesia dalam periode satu hari, terhitung dari Rabu, (20/8/2025) pukul 07.00 WIB hingga Kamis, (21/8/2025) pukul 07.00 WIB. Baca Juga: Laporan BNPB: Banjir di 3 Wilayah dan Angin Kencang Terjang Banten Hingga Lampung Dari total kejadian tersebut, bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla) menjadi yang paling menonjol. Karhutla Meluas di Delapan Daerah Sumatera Pusdalops BNPB merinci bahwa delapan daerah di Pulau Sumatera kini tengah berjuang menghadapi karhutla. Di Sumatera Barat, api melanda dua kabupaten sekaligus. “Karhutla pertama terjadi di Kabupaten Solok, Sumatera Barat pada Selasa (19/8). Luas wilayah terdampak sekitar enam hektare. Kondisi terkini, api belum padam karena lokasi yang jauh dari permukiman,” ungkap laporan Pusdalops. Penyebab kebakaran di wilayah ini masih dalam proses penyelidikan. Masih di provinsi yang sama, BNPB juga melaporkan, Karhutla juga melanda Kabupaten Pesisir Selatan Provinsi Sumatera Barat pada Selasa (19/8). Wilayah terdampak yakni Kecamatan Bayang dan Batang Kapas. Baca Juga: BNPB Imbau Perkuat Struktur Bangunan Pascagempa Poso Kerugian materil diantaranya seluas tiga hektare, namun api telah berhasil dipadamkan. Sementara itu, di Sumatera Utara, kebakaran juga terjadi di dua lokasi. “Di Kota Sibolga, sekitar 3 hektare lahan terbakar dalam status siaga darurat bencana. Kondisi terkini, api telah dipadamkan.” Namun, kondisi lebih parah terjadi di Kabupaten Padang Lawas Utara, di mana “kebakaran meluas hingga 300 hektare dan masih dalam proses pemadaman.” Di Provinsi Aceh, upaya pemadaman juga menghadapi tantangan berat. “Di Kabupaten Aceh Selatan terdapat 15 hektare lahan terbakar. Kendala medan dan sumber air menyebabkan pemadaman dihentikan sementara dan akan dilanjutkan pada (21/8).” Selain itu, “karhutla juga melanda Kabupaten Aceh Barat dengan luas 3,5 hektare di Kecamatan Kaway XVI dan Arongan Lambalek. Tidak ada korban jiwa pada kejadian ini, namun petugas masih melakukan pemadaman.” Banjir Rob dan Angin Kencang di Pulau Jawa Selain karhutla, bencana hidrometeorologi basah dan kering juga dilaporkan terjadi di Pulau Jawa. Di Jawa Barat, banjir rob merendam ratusan rumah warga. “Banjir rob melanda Kabupaten Karawang, Jawa Barat, wilayah terdampak yakni Kecamatan Tirtajaya, Cibuaya, Cilebar dan Tempuran. Korban terdampak sebanyak 481 KK atau 1.242 jiwa. Kerugian materil sebanyak 405 rumah terendam dengan ketinggian air 0–50 cm,” jelas BNPB. Saat ini, masyarakat dilaporkan masih bertahan di rumah masing-masing. Baca Juga: BNPB Catat Kebakaran Hutan, Longsor di Ambon, dan Gempa M5,8 di Poso pada 17 Agustus 2025 Di Jawa Tengah, angin kencang disertai hujan deras menerjang Kabupaten Kudus. “Angin kencang disertai hujan deras melanda Kabupaten Kudus, Jawa Tengah pada Selasa (19/8). Sebanyak 50 rumah terdampak, pendataan masih dilakukan oleh petugas gabungan.” Imbauan Kesiapsiagaan BNPB Menyikapi rentetan bencana di Indonesia ini, BNPB mengimbau semua pihak untuk meningkatkan kewaspadaan. “BNPB mengimbau seluruh pemerintah daerah dan masyarakat untuk tetap waspada menghadapi potensi bencana di musim kemarau, khususnya karhutla, kekeringan, banjir rob, serta erupsi gunung api. Dukungan dan kolaborasi lintas sektor tetap menjadi prioritas untuk memperkuat kesiapsiagaan.” (*Red)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK