Laras Meriam Meledak, Angkatan Darat Thailand Akui Masalah pada Tank VT-4 Buatan China
Faktakalbar.id, BANGKOK
–
Angkatan Darat Kerajaan Thailand
akhirnya memberikan konfirmasi resmi terkait insiden kerusakan serius yang menimpa salah satu
Main Battle Tank (MBT) VT-4
buatan China.
Konfirmasi ini muncul menyusul gelombang kritik dari para awak tank yang mempersoalkan keandalan alat utama sistem senjata (alutsista) tersebut dalam operasi di lapangan.
Baca Juga:
Dua Tentara Terluka Akibat Ledakan di Preah Vihear, Kemhan Kamboja Pastikan Bukan Bentrok dengan Thailand
Wakil Juru Bicara Angkatan Darat Kerajaan Thailand, Richa Suksuwanont, membenarkan bahwa sebuah tank VT-4 mengalami insiden laras meledak setelah melakukan penembakan berulang.
"Mengenai kasus tank VT-4 Thailand yang mengalami kecelakaan di mana penembakan menyebabkan laras meriam meledak, itu memang terjadi,"
ungkap Richa.
Ia menambahkan bahwa penyebab pasti kerusakan belum dapat ditentukan dan saat ini sedang dalam pemeriksaan teknis.
Sebelum insiden ini terkonfirmasi, sejumlah laporan dari personel di lapangan telah menyoroti berbagai kelemahan teknis tank produksi Norinco tersebut.
Awak tank melaporkan bahwa VT-4 kerap mengalami kegagalan mekanis, terutama pada daya tahan laras meriam utama saat digunakan untuk tembakan langsung yang ekstensif atau berkepanjangan.
Baca Juga:
Dalih Berantas Judi Online, Agresi Militer Thailand di Perbatasan Kamboja Tuai Kecaman
Selain masalah pada meriam, awak tank juga mengeluhkan kerentanan sistem elektronik dan mesin yang sering rusak, pelindung samping yang dinilai tidak memadai, serta kecepatan putar turet yang dianggap lambat untuk pertempuran dinamis.
Ironisnya, para prajurit justru menilai tank-tank generasi tua buatan Amerika Serikat dan Ukraina lebih dapat diandalkan.
Unit tank T-84BM Oplot-T (Ukraina) serta M48A5PI dan M60A3 Patton (AS) dianggap memiliki kinerja yang lebih konsisten dan perawatan yang lebih mudah dibandingkan VT-4 yang berstatus sebagai tank modern tercanggih di jajaran militer Thailand saat ini.
Meskipun mengakui keunggulan sistem pengendalian tembakan digital pada VT-4, para operator menekankan bahwa fitur canggih tersebut tidak bisa menutupi masalah keandalan mesin dan struktur yang terus terjadi selama penggunaan operasional.
(ra)
Tag:
#Tank VT-4
#Alutsista China
#Militer Thailand
#Norinco
#Angkatan Darat Thailand
#Richa Suksuwanont
#Masalah Tank VT-4
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.