Latihan Safkar Indopura 2025 Libatkan Skenario Perang Siber Modern
Faktakalbar.id, JAKARTA
- Latihan bersama (Latma) tahunan antara TNI Angkatan Darat (
TNI-AD
) dan
Angkatan Darat Singapura
, Exercise Safkar Indopura (XSI) edisi ke-37, telah sukses dilaksanakan di Singapura dari tanggal 8 hingga 15 Oktober 2025.
Upacara penutupan dipimpin bersama oleh Panglima Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (
Pangkostrad
) Letnan Jenderal TNI Mohammad Fadjar dan Commander 3rd Singapore Division Kolonel Chong Shi Hao, Rabu (15/10/25).
Baca Juga:
Latma CAMAR INDOPURA Perkuat Hubungan Militer Indonesia dan Singapura
Latma tahun ini melibatkan lebih dari 100 personel TNI-AD dari
Brigade Infanteri (Brigif) Mekanis Raider 6
dan
Batalyon Infanteri (Yonif) Mekanis Raider 411 Kostrad
.
Mereka berlatih bersama sekitar 450 personel dari Angkatan Darat Singapura.
Latihan ini menjadi platform penting bagi kedua angkatan darat untuk memperkuat pemahaman bersama melalui pertukaran profesional, yang mencakup operasi perkotaan, pelatihan silang, dan misi gabungan yang menampilkan kendaraan tempur modern seperti Leopard 2 AEV, Terrex, serta drone.
Yang menjadi sorotan tahun ini adalah adanya skenario untuk melatih kemampuan pertahanan siber dan penggunaan fasilitas SAFTI City untuk pertama kalinya dalam latihan bilateral dengan negara anggota ASEAN.
Dalam sambutannya, Pangkostrad Letjen TNI Mohammad Fadjar menyatakan bahwa latihan ini memberikan kontribusi signifikan bagi stabilitas kawasan.
Baca Juga:
Menhan Sjafrie: Jet Tempur J-10 China Segera Terbang di Jakarta
"Latihan ini tidak hanya memperkuat interoperabilitas dan profesionalisme militer, tetapi juga memberikan kontribusi signifikan dalam menjaga keamanan, stabilitas, dan keharmonisan hubungan pertahanan di seluruh kawasan Asia Tenggara,"
ujarnya.
"Esensi sejati dari latihan bersama terletak pada penempaan persaudaraan dalam senjata—yang bertahan dalam ujian waktu dan perubahan keadaan,"
tambah Fadjar.
Sementara itu, Kolonel Chong Shi Hao menekankan evolusi XSI yang semakin kompleks, terutama dengan adanya skenario siber.
"Latihan ini telah menjadi platform kunci untuk meningkatkan kerja sama, kepercayaan, dan pemahaman bersama antara kedua angkatan darat kita,"
katanya.
Latma Safkar Indopura yang diresmikan pada tahun 1989 menggarisbawahi hubungan pertahanan yang erat dan telah berlangsung lama antara Singapura dan Indonesia.
(ra)
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.