faktakalbar

Layanan WhatsApp Web Dilaporkan Error, Pengguna Sulit 'Scrolling'

Penulis: Redaksi Tuesday, 09 September 2025 📖 1 menit
Layanan WhatsApp Web Dilaporkan Error, Pengguna Sulit 'Scrolling'
Faktakalbar.id, TEKNOLOGI – Layanan WhatsApp Web dilaporkan mengalami gangguan pada Selasa, 09/09/2025. Sejumlah pengguna mengeluhkan kesulitan untuk menggulir ( scrolling ) halaman obrolan. Keluhan datang dari berbagai pengguna di media sosial, termasuk Ayu yang mengaku kepada Bloomberg Technoz , "Memang dari tadi susah untuk scroll ." Di media sosial X, seorang pengguna dengan akun @rdameonk juga menulis, "Ternyata whatsapp web memang lagi error enggak bisa scroll dan banyak orang yang ngeluh soal ini, udah refresh berapa kali, bisa bentar terus nanti sama aja error lagi." Hal serupa juga dialami oleh pengguna lain dengan akun @vindy yang menganggap masalah ini sebagai "tanda untuk istirahat dari kerjaan." Beberapa pengguna mencoba solusi dengan menyegarkan (*refresh*) peramban, tetapi cara ini hanya berhasil sementara. "Web whatsapp ga bisa di scroll kenapa ya? Harus di refresh dulu baru bisa itupun cuma bentar *refresh refresh* terus jadinya," tulis akun @lla_dort. Baca Juga:   Kadin Dorong Program KUR Perumahan untuk Tumbuhkan Ekonomi Nasional Gangguan ini diduga tidak hanya terjadi di Indonesia. Seorang pengguna di Kolombia dengan akun @xbraha turut mengeluhkan hal serupa. "Mengapa tidak ada yang membicarakan bahwa WhatsApp Web tidak berfungsi dengan baik? Saya tidak bisa menggulir dengan mouse." Hingga berita ini diturunkan, Downdetector tidak menunjukkan lonjakan laporan signifikan pada hari Selasa, meskipun laporan gangguan sempat memuncak pada Senin kemarin pukul 15.35 WIB dengan 207 laporan . Pihak Meta, selaku induk perusahaan WhatsApp, belum memberikan keterangan resmi terkait masalah ini. (*Red)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK