Dua Tentara Terluka Akibat Ledakan di Preah Vihear, Kemhan Kamboja Pastikan Bukan Bentrok dengan Thailand
Faktakalbar.id, PHNOM PENH
–
Kementerian Pertahanan Nasional Kamboja
memberikan klarifikasi terkait insiden ledakan yang terjadi di kawasan Mom Bei, Provinsi
Preah Vihear
, pada pagi hari tanggal 6 Desember.
Baca Juga:
Dalih Berantas Judi Online, Agresi Militer Thailand di Perbatasan Kamboja Tuai Kecaman
Pihak kementerian menegaskan bahwa kejadian tersebut murni kecelakaan dan bukan akibat bentrokan bersenjata dengan pihak Thailand.
Juru Bicara Kementerian Pertahanan Nasional, Maly Socheata, dalam pernyataan persnya menjelaskan bahwa ledakan terjadi sekitar pukul 07.27 waktu setempat.
Insiden bermula saat pasukan Kamboja sedang melakukan kegiatan pembersihan dan penataan pangkalan yang berada di dalam wilayah kedaulatan Kamboja.
"Saat proses pembersihan berlangsung, sebuah bahan peledak yang tersembunyi di tumpukan sampah meledak,"
ujar Maly Socheata.
Baca Juga:
Tegang! Militer Thailand Kutuk Keras Kamboja: Roket BM-21 Hantam Pemukiman, Warga Sipil Jadi Korban
Akibat insiden tersebut, dua personel militer mengalami luka-luka. Satu prajurit dilaporkan menderita luka serius, sementara satu lainnya mengalami luka ringan.
Kedua korban saat ini telah dievakuasi ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis intensif.
Maly Socheata juga memastikan bahwa situasi di perbatasan tetap kondusif.
Tim koordinasi dari kedua negara, baik Kamboja maupun Thailand, telah menjalin komunikasi terkait peristiwa ini.
"Grup penghubung (liaison groups) dari kedua negara telah saling bertanya dan bertukar informasi untuk menyelesaikan masalah ini,"
tambahnya.
Pernyataan ini dikeluarkan untuk menepis spekulasi yang berkembang mengenai adanya ketegangan militer di perbatasan kedua negara pasca-ledakan tersebut.
(ra)
Tag:
#Berita Internasional
#Kamboja
#Preah Vihear
#Ledakan Perbatasan
#Maly Socheata
#Kementerian Pertahanan Kamboja
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.