faktakalbar

Dua Tentara Terluka Akibat Ledakan di Preah Vihear, Kemhan Kamboja Pastikan Bukan Bentrok dengan Thailand

Penulis: Redaksi Wednesday, 07 January 2026 📖 1 menit
Dua Tentara Terluka Akibat Ledakan di Preah Vihear, Kemhan Kamboja Pastikan Bukan Bentrok dengan Thailand
Faktakalbar.id, PHNOM PENH – Kementerian Pertahanan Nasional Kamboja memberikan klarifikasi terkait insiden ledakan yang terjadi di kawasan Mom Bei, Provinsi Preah Vihear , pada pagi hari tanggal 6 Desember. Baca Juga:  Dalih Berantas Judi Online, Agresi Militer Thailand di Perbatasan Kamboja Tuai Kecaman Pihak kementerian menegaskan bahwa kejadian tersebut murni kecelakaan dan bukan akibat bentrokan bersenjata dengan pihak Thailand. Juru Bicara Kementerian Pertahanan Nasional, Maly Socheata, dalam pernyataan persnya menjelaskan bahwa ledakan terjadi sekitar pukul 07.27 waktu setempat. Insiden bermula saat pasukan Kamboja sedang melakukan kegiatan pembersihan dan penataan pangkalan yang berada di dalam wilayah kedaulatan Kamboja. "Saat proses pembersihan berlangsung, sebuah bahan peledak yang tersembunyi di tumpukan sampah meledak," ujar Maly Socheata. Baca Juga:   Tegang! Militer Thailand Kutuk Keras Kamboja: Roket BM-21 Hantam Pemukiman, Warga Sipil Jadi Korban Akibat insiden tersebut, dua personel militer mengalami luka-luka. Satu prajurit dilaporkan menderita luka serius, sementara satu lainnya mengalami luka ringan. Kedua korban saat ini telah dievakuasi ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis intensif. Maly Socheata juga memastikan bahwa situasi di perbatasan tetap kondusif. Tim koordinasi dari kedua negara, baik Kamboja maupun Thailand, telah menjalin komunikasi terkait peristiwa ini. "Grup penghubung (liaison groups) dari kedua negara telah saling bertanya dan bertukar informasi untuk menyelesaikan masalah ini," tambahnya. Pernyataan ini dikeluarkan untuk menepis spekulasi yang berkembang mengenai adanya ketegangan militer di perbatasan kedua negara pasca-ledakan tersebut. (ra)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK