Lowongan Magang KemenPPPA Dukung Program Nasional: Cari 100 Fresh Graduate Dibayar UMK
Faktakalbar.id, NASIONAL
- Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA) membuka Lowongan Magang KemenPPPA bagi 100 lulusan baru atau
fresh graduate
. Menteri PPPA,
Arifah Fauzi
, mengatakan pembukaan lowongan ini adalah bentuk dukungan nyata atas
Program Magang Nasional
2025 yang dicanangkan pemerintah.
“Kesempatan ini menjadi langkah nyata pemerintah untuk membuka lebih banyak ruang bagi lulusan baru agar dapat belajar dan berkembang di lingkungan kerja profesional,” ujar Menteri Arifah Fauzi di Jakarta, Selasa (11/11/2025).
Melalui program magang itu, KemenPPPA ingin memberikan ruang bagi anak-anak muda Indonesia, baik perempuan maupun laki-laki, untuk berkontribusi, berinovasi, dan menjadi bagian dari solusi pembangunan nasional.
Para peserta magang akan ditempatkan di berbagai unit kerja KemenPPPA. Unit kerja tersebut berfokus pada isu kesetaraan gender, perlindungan anak, komunikasi publik, serta pengelolaan kebijakan strategis. Peserta juga akan mendapatkan pelatihan pengembangan diri, seperti kepemimpinan, komunikasi efektif, dan etika kerja.
“Kami ingin memastikan kesempatan magang ini menjadi sarana pembelajaran dan pemberdayaan bagi para lulusan baru. Pengalaman bekerja di lingkungan pemerintahan diharapkan dapat menumbuhkan semangat kepemimpinan, empati sosial, dan tanggung jawab publik,” kata dia dikutip dari lama resmi
KemenPPPA
.
Baca Juga:
Kalbar Jadi Pilot Project Nasional Internet Murah Hasil Kolaborasi Indonesia-Jepang
Peserta Dibayar UMK dan Pembukaan Gelombang II
Program Magang Nasional
ini telah memasuki pekan ketiga. Program yang resmi dimulai pada 20 Oktober 2025, menjadi salah satu fokus pemerintah untuk meningkatkan keterhubungan antara lulusan dari perguruan tinggi dengan sektor industri. Tujuannya juga untuk meningkatkan keterampilan para lulusan baru sehingga mereka memiliki keahlian yang dibutuhkan oleh dunia usaha.
Warga baru yang diterima tidak hanya mendapat pengalaman. Sekretaris Kabinet
Teddy Indra Wijaya
mengatakan, peserta
Program Magang Nasional
mendapatkan uang saku. Uang saku ini setara Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) di tempat magang. Hal ini tentu menjadi daya tarik utama bagi para lulusan baru.
Menteri Arifah mengajak para lulusan baru untuk memanfaatkan kesempatan Lowongan Magang KemenPPPA ini sebagai langkah awal memasuki dunia kerja.
“Program Pemagangan Nasional bukan sekadar memberi pengalaman kerja, melainkan juga membuka jalan bagi anak-anak muda Indonesia untuk tumbuh dan menemukan potensi terbaiknya,” ujar dia.
Baca Juga:
Diminta Tanggapan Soal Gelar Pahlawan Nasional Soeharto, MenHAM Natalius Pigai: “No Comment. Titik.”
Saat ini, kementerian dan lembaga lain juga telah mengusulkan formasi peserta magang sesuai kebutuhan. Presiden Prabowo juga telah memerintahkan Menteri Ketenagakerjaan untuk membuka Gelombang 2 Program Magang Nasional.
Gelombang 2 ini direncanakan dengan jumlah peserta mencapai
80.000
lulusan baru atau
fresh graduate
. Gelombang I diikuti sebanyak 20.000 peserta. Adapun Gelombang II Program Magang Nasional akan dimulai pada November 2025.
(Ra)
Tag:
#perlindungan anak
#Pemberdayaan Perempuan
#Program Magang Nasional
#Lowongan Magang KemenPPPA
#Fresh Graduate
#UMK
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.