Masuk 5 Besar Dunia, PBB Puji Dedikasi 2.700 Pasukan Perdamaian Indonesia di Medan Konflik
Faktakalbar.id, NEW YORK –
Perserikatan Bangsa-Bangsa (
PBB
) memberikan apresiasi tinggi terhadap komitmen Indonesia dalam menjaga stabilitas keamanan global.
Indonesia kini mengukuhkan posisinya sebagai salah satu pilar utama misi perdamaian dunia dengan menjadi negara penyumbang pasukan terbesar kelima.
Baca Juga:
Aceh Surati PBB Minta Bantuan Bencana, Mendagri Tito Mengaku Belum Baca Isi Suratnya
Berdasarkan data terbaru, Indonesia telah mengirimkan sebanyak 2.700 personel militer dan kepolisian yang kini tersebar di berbagai titik panas konflik di seluruh dunia.
Dalam pernyataan resminya, PBB menyoroti keberanian para personel yang bertugas di bawah bendera biru.
Mereka dinilai tidak hanya memberikan keamanan, tetapi juga harapan bagi masyarakat yang terdampak perang.
"Mereka memberikan keamanan, stabilitas, dan harapan untuk masa depan yang lebih baik bagi komunitas yang terkena dampak perang,"
tulis pernyataan resmi PBB.
Bertaruh Nyawa Demi Kemanusiaan
Tugas ini diemban dengan risiko yang sangat tinggi. Para personel sering kali harus meninggalkan keluarga mereka ribuan mil jauhnya dan bekerja dalam kondisi yang sangat keras.
PBB mencatat, sejarah panjang misi ini telah memakan korban jiwa lebih dari 4.400 penjaga perdamaian yang gugur saat bertugas.
Baca Juga:
Alasan Bencana Sumatera Harus Jadi Bencana Nasional
"Dan mereka sering melakukannya dengan risiko pribadi yang besar dan di bawah kondisi yang sangat keras, meninggalkan keluarga mereka ribuan ratusan mil jauhnya dari tanah air mereka. Lebih dari 4.400 penjaga perdamaian telah kehilangan nyawa mereka saat bertugas di bawah bendera PBB,"
ungkap laporan tersebut.
Lebih dari Sekadar Angkat Senjata
Kontribusi pasukan Indonesia dan negara lainnya tidak hanya terbatas pada patroli militer.
PBB menggarisbawahi peran vital mereka dalam misi kemanusiaan yang menyentuh langsung kehidupan warga sipil, seperti memberikan layanan medis gratis hingga pembangunan infrastruktur.
"Penjaga perdamaian sering melakukan upaya kemanusiaan seperti memberikan perawatan medis dan hewan gratis, menyediakan akses air; mendukung sekolah dan panti asuhan; membangun jalan dan jembatan serta infrastruktur utama lainnya,"
jelas PBB.
PBB menegaskan bahwa pihaknya tidak memiliki tentara sendiri dan sepenuhnya bergantung pada kontribusi negara anggota seperti Indonesia.
Oleh karena itu, PBB memberikan penghormatan setinggi-tingginya atas pengorbanan dan keberanian personel Indonesia yang menjadi bagian dari 65.000 penjaga perdamaian aktif saat ini.
(Ra)
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.