Mengejutkan! Kodaline Umumkan Bubar Setelah Satu Dekade Lebih Berkarya
Faktakalbar.id, DUBLIN
- Band rock asal Irlandia,
Kodaline
, mengumumkan pembubaran mereka setelah lebih dari satu dekade berkarya bersama.
Grup yang terkenal dengan lagu hits seperti
'All I Want'
dan
'
High Hopes
'
ini akan merekam album kelima sebagai karya perpisahan sebelum resmi berpisah, Jumat (10/10/25).
Baca Juga:
Norwegia Sumbang Keuntungan Laga Kontra Israel untuk Palestina, Langkah Berani!
Kabar mengejutkan ini disampaikan langsung oleh para personel melalui unggahan terbaru di akun Instagram resmi mereka,
@kodaline
, pada hari Kamis.
Dalam keterangan unggahan tersebut, mereka menulis,
"After over a decade, it’s time to say goodbye. With all our love, VSMJ."
(Setelah lebih dari satu dekade, inilah waktunya untuk mengucapkan selamat tinggal. Dengan segenap cinta kami, VSMJ).
Inisial VSMJ merujuk pada nama para personel: Vincent, Steve, Mark, dan Jason.
Dalam video yang menyertai unggahan itu, para personel menambahkan bahwa keputusan ini terasa pahit bagi mereka.
"Kami tahu ini mungkin mengejutkan dan ini juga terasa pahit bagi kami,"
kata grup tersebut.
"Apa yang telah kami bagikan dengan kalian telah mengubah hidup kami selamanya."
Kodaline, yang sebelumnya dikenal dengan nama 21 Demands, dibentuk di Dublin dan mengadopsi nama baru pada tahun 2012 seiring dengan perubahan arah musik mereka.
Baca Juga:
Menhan Sjafrie Beri Pengarahan 44 Kadet Palestina di Unhan, Minta Semangat Belajar
Band ini terdiri dari
Steve Garrigan
,
Vincent May
,
Mark Prendergast
, dan
Jason Boland
.
Di bawah nama Kodaline, mereka merilis album debut
'In A Perfect World'
pada tahun 2013 yang berhasil menduduki peringkat tiga di tangga lagu Inggris dan nomor satu di Irlandia.
Kesuksesan mereka berlanjut dengan album
'Coming Up For Air'
(2015) dan
'Politics Of Living'
(2018) yang keduanya juga merajai tangga album Irlandia, sementara album keempat mereka,
'One Day At A Time'
(2020), mencapai peringkat kedua.
Sepanjang karier mereka, Kodaline telah menghibur penggemar di berbagai tur dan tampil di panggung-panggung besar dunia, termasuk The Other Stage di Glastonbury serta Reading and Leeds Festival.
Dalam pengumuman mereka, band ini mengenang perjalanan luar biasa yang telah mereka lalui.
"Dari mengamen di jalanan Dublin, hingga bermain di berbagai panggung di seluruh dunia, ini benar-benar seperti mimpi yang menjadi kenyataan,"
ungkap mereka.
"Kami ingin ini berakhir dengan baik, jadi sebelum kami mengucapkan selamat tinggal, kami akan masuk ke studio untuk terakhir kalinya merekam album kelima dan terakhir kami sebagai Kodaline,"
lanjut pernyataan tersebut.
Grup ini juga mengucapkan terima kasih yang tak terhingga atas dukungan para penggemar selama ini.
"Ini adalah sebuah perjalanan yang tidak akan pernah kami lupakan dan kami berharap musik ini akan tetap bersama kalian lama setelah kami pergi,"
tambah mereka.
(ra)
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.