faktakalbar

Menko AHY Dampingi Prabowo di IKN, Matangkan Konsep Smart City

Penulis: Redaksi Thursday, 15 January 2026 📖 1 menit
Menko AHY Dampingi Prabowo di IKN, Matangkan Konsep Smart City
Faktakalbar.id, PENAJAM PASER UTARA – Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan , Agus Harimurti Yudhoyono ( AHY ), mendampingi Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dalam kunjungan kerja ke Ibu Kota Nusantara ( IKN ), Senin (12/01/2026). Baca Juga:   Kejar Target 2028, Prabowo Koreksi Desain dan Fungsi Fasilitas Legislatif-Yudikatif IKN Kunjungan ini difokuskan untuk meninjau progres pembangunan sekaligus mematangkan konsep kota cerdas ( smart city ). Dalam agenda tersebut, Menko AHY dijadwalkan mengikuti Rapat Terbatas (Ratas) bersama Presiden. Pembahasan utama rapat mencakup percepatan pembangunan serta pengembangan konsep smart city yang terintegrasi dan berkelanjutan. Fokus pembahasan meliputi sejumlah kawasan strategis, kesiapan infrastruktur dasar, sistem transportasi, pemanfaatan teknologi digital, serta penerapan prinsip kota hijau yang menjadi fondasi utama IKN sebagai kota masa depan Indonesia. “Pengembangan IKN sebagai smart city tidak hanya berfokus pada pemanfaatan teknologi, tetapi juga pada tata kelola pembangunan yang terkoordinasi, inklusif, dan berorientasi pada keberlanjutan lingkungan,” ujar Menko AHY di sela-sela kegiatan. Baca Juga:   Kejar Target 2028, Prabowo Koreksi Desain dan Fungsi Fasilitas Legislatif-Yudikatif IKN Lebih lanjut, AHY menegaskan bahwa Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan terus melakukan koordinasi intensif dengan kementerian dan lembaga terkait. Langkah ini dilakukan untuk memastikan pembangunan infrastruktur digital, energi bersih, air, sanitasi, hingga sistem transportasi cerdas dapat terintegrasi secara optimal sesuai target yang ditetapkan. (ra)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK