faktakalbar

Dampingi Prabowo, Menteri Rini Hadiri Peresmian Sekolah Rakyat

Penulis: Redaksi Tuesday, 13 January 2026 📖 1 menit
Dampingi Prabowo, Menteri Rini Hadiri Peresmian Sekolah Rakyat
Faktakalbar.id, NASIONAL - Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB), Rini Widyantini , mendampingi Presiden Prabowo Subianto dalam peresmian 166 Sekolah Rakyat (SR) di Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Senin (12/1/2026). Rini turut meninjau fasilitas Sekolah Rakyat Terpadu 9 yang menjadi lokasi pusat acara tersebut. Pemerintah merancang Sekolah Rakyat sebagai ruang belaja r inklusif untuk memutus mata rantai kemiskinan. Presiden Prabowo menegaskan bahwa pendidikan bagi keluarga kurang mampu kini menjadi prioritas utama pembangunan nasional. Baca Juga:  Prabowo Resmikan 166 Sekolah Rakyat di Seluruh Indonesia “Melalui peresmian ini, pemerintah menegaskan bahwa pembangunan manusia melalui pendidikan menjadi prioritas utama,” ujar Prabowo. Fokus Tata Kelola SDM Dalam kesempatan tersebut, Menteri Rini menyatakan dukungan penuh kementeriannya terhadap program ini. Ia memastikan Kementerian PANRB akan mengawal tata kelola dan pemenuhan kebutuhan sumber daya manusia (SDM) di Sekolah Rakyat agar berjalan optimal sesuai prinsip sistem merit. Rini menilai program ini sangat komprehensif karena negara tidak hanya memberikan akses pendidikan gratis, tetapi juga mencakup gizi, kesehatan, dan pembinaan karakter. “Jadi ini merupakan program Bapak Presiden untuk mendekatkan negara kepada masyarakat. Jadi semakin kecil jarak antara instansi pemerintah dengan rakyat. Jadi masyarakat betul-betul lebih disejahterakan,” kata Rini. Baca Juga:  Kejar Target 104 Gedung Fisik Tahun Ini, Pemerintah Buka Seleksi Sekolah Rakyat Mulai Februari Lebih lanjut, Rini menjelaskan bahwa kolaborasi lintas instansi dalam ekosistem Sekolah Rakyat menjadi bukti nyata reformasi birokrasi yang berdampak langsung. “Inilah semangat reformasi birokrasi yang kita dorong, yaitu birokrasi yang bekerja bersama, melampaui sekat organisasi, dan tidak terjebak pada ego sektoral,” pungkasnya. (*Sari)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK