Kejar Kehadiran Permanen di Bulan, NASA Percepat Jadwal Misi Artemis
Faktakalbar.id, WASHINGTON
-
NASA
secara resmi mengumumkan peningkatan frekuensi misi dalam program
Artemis
guna mencapai target nasional mengembalikan astronot Amerika Serikat ke Bulan dan membangun kehadiran permanen di sana.
Baca Juga:
Misi NASA SpaceX Crew-12 ke ISS Targetkan Peluncuran 12 Februari 2026
Rencana baru ini mencakup standarisasi konfigurasi kendaraan, penambahan misi ekstra pada tahun 2027, serta komitmen melakukan setidaknya satu pendaratan di permukaan bulan setiap tahun setelahnya, Sabtu (28/2/2026).
Di tengah persiapan peluncuran Artemis II dalam beberapa pekan mendatang, NASA menetapkan misi Artemis III akan dilaksanakan pada tahun 2027.
Misi ini dirancang untuk menguji sistem dan kemampuan operasional di orbit rendah Bumi sebagai persiapan pendaratan Artemis IV yang ditargetkan pada tahun 2028.
Misi Artemis III dijadwalkan mencakup pengujian krusial, termasuk proses pertemuan (
rendezvous
) dan dok dengan wahana pendarat komersial dari
SpaceX
dan
Blue Origin
.
Selain itu, misi ini akan menguji sistem pendukung kehidupan, komunikasi, propulsi, serta penggunaan baju ruang angkasa Extravehicular Activity (xEVA) terbaru di luar angkasa.
Administrator NASA, Jared Isaacman, menekankan pentingnya standarisasi pendekatan dan peningkatan laju penerbangan secara aman untuk menjalankan kebijakan ruang angkasa nasional.
Baca Juga:
MA Amerika Batalkan Tarif Trump, Indonesia yang Sudah Teken Bagaimana?
Menurutnya, langkah cepat ini diperlukan mengingat persaingan geopolitik yang semakin meningkat dari rival global.
“NASA harus menstandardisasi pendekatannya, meningkatkan laju penerbangan dengan aman, dan melaksanakan kebijakan ruang angkasa nasional Presiden. Dengan persaingan kredibel dari musuh geopolitik terbesar kita yang meningkat setiap hari, kita perlu bergerak lebih cepat, menghilangkan penundaan, dan mencapai tujuan kita,”
tegas Isaacman.
Ia menambahkan bahwa pendekatan bertahap dan logis ini merupakan metode yang sama yang digunakan untuk mencapai keberhasilan pendaratan di Bulan pada tahun 1969.
Dengan frekuensi misi yang lebih rutin, NASA optimistis dapat memantapkan posisi Amerika Serikat dalam eksplorasi ruang angkasa jangka panjang.
(FR)
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.