Operasi Imigrasi Besar-besaran di Pabrik Hyundai Georgia: 475 Orang Ditahan
Faktakalbar.id, INTERNASIONAL
– Sebuah penggerebekan imigrasi besar-besaran yang dilakukan oleh otoritas federal, termasuk
ICE
(Imigrasi dan Penegakan Bea Cukai), di pabrik
Hyundai
di Georgia berakhir dengan penahanan sekitar
475 orang
.
Operasi ini menargetkan pekerja yang diduga tidak memiliki dokumen yang sah untuk bekerja di Amerika Serikat.
Pabrik ini merupakan fasilitas vital bagi
Hyundai
, yang sedang berinvestasi besar-besaran dalam produksi
kendaraan listrik
(EV)
di AS.
Penggerebekan ini dilaporkan terjadi di dua lokasi utama: pabrik perakitan kendaraan di
Savannah
dan fasilitas produksi baterai yang sedang dibangun di dekatnya.
Juru bicara
ICE
, Mark Johnson, menyatakan bahwa operasi ini adalah bagian dari
"penegakan hukum rutin"
yang bertujuan untuk memastikan kepatuhan terhadap peraturan ketenagakerjaan dan imigrasi.
Baca Juga:
PBB Ungkap Daftar Perusahaan Terlibat Genosida Israel di Gaza
Namun, operasi ini menimbulkan kekhawatiran di kalangan komunitas imigran dan para advokat hak asasi, yang menganggapnya sebagai tindakan yang berlebihan.
Perwakilan dari
Hyundai Motor Company
mengeluarkan pernyataan yang mengatakan mereka sedang bekerja sama dengan pihak berwenang dan meninjau situasi tersebut.
Mereka juga menekankan komitmen perusahaan untuk mematuhi semua peraturan federal dan negara bagian.
Penggerebekan ini juga menimbulkan pertanyaan tentang rantai pasokan dan praktik perekrutan di perusahaan-perusahaan manufaktur besar.
Beberapa ahli berpendapat bahwa operasi seperti ini dapat mengganggu operasi ekonomi dan menciptakan ketidakpastian di pasar tenaga kerja.
(*Red)
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.