Operasi Senyap di Caracas, Pasukan Elit "Night Stalkers" AS Diduga Eksekusi Penangkapan Maduro
Faktakalbar.id, CARACAS –
Detail mengenai operasi militer kilat Amerika Serikat di
Venezuela
mulai terkuak.
Laporan terbaru menyebutkan keterlibatan unit penerbangan operasi khusus
Angkatan Darat AS
, Resimen Penerbangan Operasi Khusus ke-160 atau yang legendaris dengan julukan
Night Stalkers
, dalam misi di ibu kota
Caracas
.
Baca Juga:
Trump Konfirmasi Penangkapan Maduro dan Istri, Venezuela Tetapkan Status Darurat
Unit elit yang dikenal dengan kemampuan operasi malam hari dan penyusupan senyap ini diduga kuat menjadi ujung tombak dalam penangkapan Presiden Venezuela, Nicolas Maduro.
Laporan lapangan mengindikasikan bahwa pasukan ini berhasil masuk ke jantung pertahanan Caracas, mengamankan Maduro beserta istrinya, dan langsung mengevakuasi mereka keluar dari wilayah Venezuela menuju Amerika Serikat.
Spesialis Misi Berisiko Tinggi
Keterlibatan
160th Special Operations Aviation Regiment (
SOAR
)
menandakan tingginya prioritas dan risiko misi ini.
Unit ini merupakan pasukan yang sama yang terlibat dalam berbagai operasi profil tinggi AS di seluruh dunia.
Baca Juga:
AS Tingkatkan Tekanan, Pengebom B-52 Kembali Bermanuver Dekat Venezuela
Kehadiran helikopter jenis angkut berat dan serbu yang terbang rendah di langit Caracas memperkuat dugaan bahwa ini adalah operasi ekstraksi yang terencana matang.
Hingga saat ini, verifikasi resmi mengenai detail teknis operasi masih menunggu konfirmasi lebih lanjut dari Pentagon.
Namun, jejak visual kehadiran armada udara AS di atas Caracas menjadi bukti kuat adanya operasi infiltrasi berskala besar.
(ra)
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.